Dato H. Haris bin Kasim menyebut,”Kota Bandung punya sistem CCTV, integrasi data, dan smart city, salah satu yang terbaik di dunia,”

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 8 September 2023 - 06:14 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung // Program kota cerdas (Smart City) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendapat perhatian internasional. Universiti Sains Malaysia dan Kerajaan Negeri Selangor jauh-jauh datang dari Negeri Jiran untuk mempelajari program ini.

Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor, Dato H. Haris bin Kasim menyebut, ada banyak hal yang dipelajarinya selama berkunjung ke Kota Bandung.

Salah satunya terkait integrasi data yang merupakan bagian dari program smart city Pemkot Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, ia mengaku hal ini belum bisa diterapkan di Malaysia. Sehingga, pihak Kerajaan melakukan studi banding ke beberapa negara untuk belajar tentang sistem ini.

“Kota Bandung punya sistem CCTV, integrasi data, dan smart city, salah satu yang terbaik di dunia,” katanya dalam Pelepasan Delegasi Malaysia yang mengunjungi Kota Bandung di Hotel Santika, Kamis 7 September 2023 malam.

Sebagai informasi, acara ini merupakan program Selangor Leadership Catalyst yang digelar oleh Kerajaan Negeri Selangor dan Universiti Sains Malaysia.

Adapun kegiatan ini mengusung tema ‘Transformasi Organisasi Melalui Pendekatan Tadbir Urus Bersepadu’.

Lebih lanjut, Dato Haris berharap studi tiru soal integrasi data, dan lebih luas lagi soal program smart city bisa menjadi bekal bagi pihaknya untuk menghadirkan sistem pemerintahan yang lebih baik lagi.

“Semoga bisa menjadi contoh bagi kami, untuk generasi di masa depan. Kita pulang dari Bandung harus membawa oleh-oleh ilmu dan hal positif buat masyarakat,” katanya.

Sementara itu Pengarah PIPPA & Pendaftar Universiti Sains Malaysia, Dato Dr Musa Ali, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang telah berbagi ilmu kota pintar untuk diterapkan di Malaysia.

Senada dengan Dato Haris, Dato Musa juga menyebut smart city menjadi hal yang menarik untuk dipelajari oleh pihaknya, dan untuk dikembangkan di Malaysia.

Ia mengaku terkesima saat mengunjungi Bandung Command Center di Balai Kota. Ada beberapa catatan penting yang bisa dijadikan pembelajaran. Salah satunya mengenai integrasi data.

“Banyak hal yang kita bisa pelajari saat berkunjung ke BCC (Bandung Command Center). Integrasi data menjadi hal penting. Dan ini sudah dimiliki oleh Pemerintah Kota Bandung. Kami tertarik untuk belajar,” ujar Dato Musa.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung Darto AP mengatakan, kunjungan dari pihak Kerajaan Malaysia ini sudah berlangsung sejak 2014.

“Ya, itu tadi. Mereka tertarik dengan integrasi data yang dimiliki oleh Kota Bandung. Sehingga beberapa pejabat pemerintahan (kerajaan) dikirim ke Kota Bandung untuk belajar,” ujar Darto.

“Ternyata di beberapa negara, termasuk di Malaysia, soal integrasi data ini masih perlu dikembangkan. Kami (Pemkot Bandung) pun tentunya sama. Tetapi, untuk saat ini apa yang kita miliki bisa dibilang sudah lebih baik. Tentu ini akan terus kita kembangkan,” imbuhnya.

Ke depannya, Darto menyebut akan ada kunjungan rutin dari pihak kerajaan Malaysia untuk mempelajari program Bandung Smart City. Ia menyebut akan ada dua hingga tiga kali kunjungan dalam setahun, dan ia memastikan Pemkot Bandung terbuka untuk daerah mana pun jika ingin berbagi ilmu soal smart city.

“Tentu kami akan sangat mendukung,” pungkasnya.

Sebagai pengingat, pada 2022, Kota Bandung tampil sebagai kota terbaik dari 100 Smart City di Indonesia. Hasil ini didapat berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI).

Dari 100 smart city, Bandung meraih skor akhir 3,71 dengan tingkat improvement 0,37.

(hms)**

Berita Terkait

Farhan: Makmurkan Masjid Agung, Bangun Rumah di Surga
Sambut Ramadhan 1447 H , RW 02 Kampung Ciriung Ajak Warga Perkuat Iman dan Ukhuwah
KH.Ikrom Ahmad Resmi Jadi Pembina DPP LPK – RI Tegaskan Perang Melawan Kebatilan 
Ironis, Peredaran Tramadol di Bantar Gebang Masih Marak Jelang Bulan Suci Ramadhan
Drainase Buruk, Jalan Raya Mayor Oking Ciriung Cibinong Langganan Banjir
Penetapan Tersangka Kasus Pengeroyokan Disorot, Ancaman Aksi Simbolik Mengemuka
Pernikahan Dewi Margiana dan Jubil Hasudungan Sitompul
Sambut Ramadhan dengan Jiwa Bersih,Pemdes Klapanunggal Gelar Isra Mi’raj 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:11 WIB

Satu Tahun Kang DS-Ali Syakieb : Torehkan Capaian Gemilang Meski TKD Dipangkas Rp 1 Triliun

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:21 WIB

Farhan: Makmurkan Masjid Agung, Bangun Rumah di Surga

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:48 WIB

7 Pejabat Eselon II di Pemkab Bandung Dirotasi, Ini Pesan Bupati Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:47 WIB

Bupati Bandung Apresiasi Kontribusi Luar Biasa Kang Cucun untuk Kabupaten Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:31 WIB

Penuh Haru! Sabrina dan Iyan Wakili Keluarga Tri Rahmanto Berbagi ke 20 Jompo

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:29 WIB

Kades Tarumajaya Hijaukan Cisanti, Langkah Strategis Cegah Banjir dan Jaga Sumber Air

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:59 WIB

Kang DS Tekankan Aksi Berkelanjutan Hadapi Perubahan Iklim

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:18 WIB

Inovasi Dalam Pemeliharaan Rutin Jalan Menggunakan Material Kedap Air Digagas Oleh ASN Melalui DPUTR Kab. Bandung

Berita Terbaru

Artikel

Farhan: Makmurkan Masjid Agung, Bangun Rumah di Surga

Jumat, 20 Feb 2026 - 13:21 WIB

DAERAH

Menjeda Duniawi, Merenungi Diri

Jumat, 20 Feb 2026 - 04:24 WIB