Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Di Dorong Indonesia, Begini Tujuannya

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 9 Agustus 2023 - 00:31 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mewakili Parlemen Indonesia pada committee on social matters atau komite sosial dalam rangkaian sidang umum ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) mengajukan draft resolusi mengenai “Mobilizing Parliamentary Action on Promoting Green Jobs and Skills to Support Green Economic Transition”.

Draft ini ingin mendorong parlemen setiap negara anggota ASEAN untuk mendukung adanya undang-undang atau platform dan indikator-indikator pekerjaan dan keterampilan yang ramah lingkungan untuk mendorong transisi ekonomi hijau.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa sekarang ini pertumbuhan dunia itu ada di Asia. Secara ekonomi pertumbuhannya sejajar ke Asia, dan ASEAN ini diproyeksikan akan menjadi pusat pertumbuhan baru di Asia dan itu juga akhirnya di dunia,” tutur Wakil Ketua BKSAP Sukamta pada Wartawan seusai memimpin sidang komisi sosial AIPA di Senayan, Jakarta, Selasa (8/8/2023).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukamta, lanjutnya, menilik daripada negara-negara yang lebih dulu maju dengan melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alamnya. Indonesia ingin pertumbuhan ekonomi Asean ini akan tetap ramah terhadap flora dan fauna serta lingkungan bumi secara keseluruhan.

“Sehingga kita harapkan nanti green economy ini akan menjadi model pertumbuhan di seluruh dunia dan di belahan dunia yang lain. Nah tentu green economy ini tidak terbatas kepada sekedar energi terbarukan, walaupun energi terbarukan itu salah satu komponennya,” jelas Politisi Fraksi PKS itu.

Dalam rapat pembahasan resolusi bersama para delegasi parlemen Asean tersebut, Indonesia juga mendorong agar setiap negara anggota ASEAN dapat mendorong adanya undang-undangn serta platform dan juga indikator-indikator pengukuran green economy termasuk di dalamnya adalah green job and skills.

“Kita tahu bahwa sekarang ini angkatan muda baru di Asean pertumbuhan tenaga kerjanya paling tinggi, saya kira kita sedang menikmati bonus demografi dan kita berbarengan juga dengan zaman digital, era digital. Nah IoT (Internet of Thing) dan artificial intelegence itu salah satu dari bentuk green economy yang perlu menjadi penekanan disitu tanpa mengabaikan sektor-sektor yang lain tentu,” pungkasnya.

(Dme)

Berita Terkait

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian
Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta
LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA
Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri
Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan
Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terbaru