Bertarung Sengit, SMPN 12 Bandung Berhasil Juarai Lomba Cerdas Cermat HAM

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 9 Agustus 2023 - 11:10 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Persiapannya 10 hari. Setiap pulang sekolah, kami belajar bersama dari modul yang diberikan panitia,” jelas Hujjah.

Menurutnya, bagian paling sulit adalah saat menghafalkan semua materi. Sebab dari sekian banyak materi, ia dan timnya tak tahu materi yang akan diujikan saat lomba nanti.

Namun, berkat kegigihan dan dukungan dari semua pihak, akhirnya tim SMPN 12 Bandung bisa keluar sebagai pemenang lomba cerdas cermat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah akhirnya kita bisa menang. Tapi selama lomba ini, menurut saya lawan tersulit itu dari SMPN 2 Bandung. Apalagi tadi dari babak penyisihan sampai final ketemu terus,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tips agar tetap tenang dan akhirnya bisa mendapatkan juara adalah meminta doa restu orang tua. Selain itu, harus tetap semangat apapun hasil yang akan diperoleh.

“Kami ditekankan oleh pembina untuk meminta doa restu orang tua. Selain itu harus terus semangat. Apapun hasilnya nanti, itu adalah yang terbaik,” lanjutnya.

Sementara itu, Asisten Daerah I Kota Bandung, Asep Saeful Gufron berharap, dengan adanya kegiatan ini, anak-anak mampu untuk menegakkan hak asasi manusia sesuai dengan perannya masing-masing.

“Kita punya peran masing-masing. Kita bangun pergaulan, etika, lingkungan yang baik. Mereka di sini adalah calon pemimpin yang akan menggantikan kita. Jangan sampai mereka berada di lingkungan dan pemikiran yang merusak masa depan,” ujar Asep dalam Lomba Cerdas Cermat HAM di Hotel Grand Asrilia, Rabu 9 Agustus 2023.

Ia menambahkan, apalagi anak SD sekarang perilakunya perlu diperhatikan. Ia menjabarkan, sebanyak 40,40 persen pengidap HIV/AIDS berada di usia produktif. Sebagiannya dari kategori anak SMP dan SMA.

“Belum lagi masalah pelecehan seksual. Minimal melalui kegiatan ini, anak-anak SMP bisa paham dan menjadikan ilmu ini sebagai benteng bagi mereka sendiri,” ungkapnya.

Masalah lain yang juga tengah marak saat ini adalah LGBT dan berkaitan erat dengan HIV/AIDS. Oleh karena itu, Asep berharap, kegiatan ini dapat dilakukan secara intens dan melibatkan SMP swasta. Bahkan perlu dilakukan di tingkat SMA juga melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar.

“Jangan merasa itu keren. Ini ada kaitannya juga dengan HIV/AIDS. Kita memberikan edukasi tentang pergaulan itu harusnya seperti apa. Jangan sampai terseret ke dalam pergaulan yang merugikan masa depan,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bandung, Santosa Lukman Arief memaparkan, ada 10 sekolah yang terpilih untuk mengikuti lomba tersebut. Para peserta berasal dari SMP negeri di Kota Bandung tingkat kelas 8 dan 9.

“Satu sekolah sekolah 3 orang siswa, ditambah 2 cadangan jadi totalnya 5 orang siswa sebagai perwakilan untuk tiap sekolah. Keseluruhan pesertanya ada 50 orang yang mengikuti lomba cerdas cermat,” papar Santosa.

Ia menuturkan, pemilihan sekolah dilakukan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung. Setelah itu hasilnya diberikan ke pihak Bagian Hukum untuk mengikuti lomba cerdas cermat.

“Kami berkoordinasi Disdik Kota Bandung, sehingga mereka yang melakukan seleksi. Kegiatan ini pernah dilakukan sebelum Covid-19. Setelah itu sempat vakum, dan sekarang kita mulai lagi mengadakan kegiatan ini,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Sebelum lomba, Kemenkumham memberikan penyuluhan terkait dengan HAM ke 10 sekolah ini.

“Tujuan acara ini agar anak-anak sekolah sejak dini memahami arti dari hak asasi manusia mulai dari hal yang sederhana. Misalnya cara mereka bertindak di sekolah tidak menimbulkan perundungan atau bullying. Sehingga mereka tahu sejak dini cara untuk saling menghargai, menghormati, dan peduli sesama teman,” akunya.

Untuk materi yang dilombakan, Pemkot Bandung juga berkoordinasi dengan Kemenkumham. Para peserta diberikan satu modul untuk mempelajari mengenai HAM. Setelah itu baru dilombakan.

“Secara umum akan ditanya mengenai teori yang ada di seluruh dunia berkaitan dengan proses implementasi HAM di setiap negara termasuk Indonesia. Khususnya di Kota Bandung dalam cakupan kecilnya,” imbuh Santosa.

(Hms)

Berita Terkait

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian
Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta
LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA
Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri
Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan
Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terbaru