Satunews.id
KAB BANDUNG – Dedikasi dan kerja nyata Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto, beserta seluruh timnya dalam menekan risiko dan menanggulangi banjir di Kecamatan Dayeuhkolot mendapat apresiasi formal.
Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) atau yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS), secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Tri Rahmanto dalam rangkaian puncak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Bandung, yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin (17/8/2026).
Penghargaan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Bandung Nomor 800.1.12/KEP.649-UMUM/2026 yang diterbitkan secara resmi pada 14 Agustus 2026.
Tak hanya itu, Tri Rahmanto dan Pentahelix Dayeuhkolot juga memperoleh penghargaan resmi dari Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi atas kontribusi nyatanya dalam upaya penanganan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.
Pemberian apresiasi atau penghargaan ini menjadi bukti nyata pengakuan Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot terhadap konsistensi Pentahelix Dayeuhkolot yang selama ini bergerak di garda terdepan dalam menanggulangi permasalahan banjir di Dayeuhkolot.
Bupati Bandung KDS mengaku gembira menyaksikan semangat dan antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan program pentahelix di 12 kecamatan di Kabupaten Bandung, termasuk di Dayeuhkolot.
Terlebih, program pentahelix itu salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam mengurangi atau meminimalisir potensi banjir yang disebabkan oleh luapan air sungai.
“Di tengah TKD (Transfer Keuangan Daerah) kita yang berkurang, saya melihat semangat masyarakat dalam melaksanakan program pentahelix sangat luar biasa. Terima kasih kepada seluruh pihak di pentahelix,” kata Bupati KDS usai melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih.
“Ini salah satu bentuk rasa syukur saya kepada Allah SWT. Di saat ada program pentahelix, masyarakat ini terbangun semangat gotong royongnya,” katanya.
Menurut Bupati, dalam program pentahelix tersebut, jajaran TNI, Polri maupun Forkopimda Kabupaten Bandung serta unsur yang ada di kewilayahan kompak, sehingga sesulit apapun dalam program pentahelix tersebut bisa dikerjakan dengan baik.
“Walaupun anggaran kita ada pengurangan atau mencapai kurang lebih Rp1 triliun, tetapi semangat masyarakat dalam membangun daerah sangat luar biasa,” tambah KDS.
KDS mengatakan program pentahelix dengan sasaran pengerjaan normalisasi sungai yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung ini untuk mengurangi potensi ancaman banjir. Meski dalam pemeliharaan aliran sungai itu adalah kewenangan BBWS Citarum.
“Kalau bicara saling tuding, itu kewenangan BBWS Citarum. Tapi tidak saat ini. Tentu ini rasa memiliki masyarakat sangat tumbuh dibuktikan dengan program pentahelix bisa sukses antara masyarakat, Forkopimda kompak seluruhnya terus membangun,” jelasnya.
Terpisah, Tri Rahmanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas penghargaan tang diterimanya mewakili Pentahelix Dayeuhkolot.
“Saya mewakili seluruh keluarga besar Pentahelix Dayeuhkolot merasa sangat terharu dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati KDS. Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, melainkan milik seluruh elemen masyarakat, relawan, dan pihak terkait yang bahu-membahu menjaga Dayeuhkolot dari ancaman banjir,” ujar Tri Rahmanto
Ia menambahkan, dukungan dan apresiasi ini justru menjadi semangat baru untuk terus berbuat lebih baik.
“Kami menyadari masih banyak yang harus dikerjakan. Apresiasi ini menjadi pengingat sekaligus dorongan agar sinergi yang sudah terjalin tetap terjaga erat, bahkan ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Pentahelix Dayeuhkolot, lanjut Tri, berkomitmen untuk terus menjadi jembatan yang kuat antara warga dan pemerintah, serta menjadikan semangat gotong royong ini sebagai contoh bagi wilayah lain dalam menjaga lingkungan terutama dari ancaman banjir.
Selain itu, Tri menilai pemberian penghargaan ini juga menjadi pesan luas dari Pemkab Bandung bahwa kolaborasi lintas sektor, mulai dari masyarakat, akademisi, pelaku usaha, media hingga pemerintah adalah kunci utama kesuksesan program pentahelix.
“Inti pentahelix itu adalah kolaborasi. Semoga penghargaan ini menjadi pelecut bagi kami untuk terus meningkatkan kolaborasi dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” tegas Tri. (**)


























