Dentuman Tradisi 5 Tahunan! Ngadu Karbit Sukamakmur Diserbu Ribuan Warga, Serta Dongkrak UMKM

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:36 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id – Sukamakmur, Bogor — Dentuman keras dari kuluwung memecah langit perbukitan Sukamakmur, menandai bangkitnya kembali tradisi langka yang dinanti warga. Gelaran Ngadu Karbit yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (28–29 Maret 2026), di Kampung Cimenyan dan Kampung Limusnunggal, Desa Sukadamai dan Desa Sukaresmi, sukses menyedot ribuan pengunjung dari berbagai wilayah.Sabtu,(28/03/2026)

Tradisi yang hanya digelar lima tahun sekali dalam skala besar tingkat kecamatan ini menjadi daya tarik utama masyarakat pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Lebih dari sekadar hiburan, Ngadu Karbit menjelma menjadi pesta rakyat sarat nilai budaya, kebersamaan, dan silaturahmi lintas wilayah.

Suasana meriah terasa sejak awal kegiatan. Puluhan kuluwung berbahan bambu / kayu disiapkan,serta diisi karbit, lalu sundut dengan api sehingga menghasilkan ledakkan secara bergantian, menciptakan dentuman yang menggema dan memancing sorak sorai warga. Desa Sukadamai menurunkan 23 kuluwung, sementara Desa Sukaresmi 20 kuluwung, dengan total penggunaan karbit mencapai sekitar 5 kwintal per hari—menjadi bukti besarnya skala dan antusiasme kegiatan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sukadamai, Apud Saripudin, menegaskan bahwa tradisi ini merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Kami sangat bangga tradisi ini tetap hidup dan diminati masyarakat. Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga identitas budaya yang harus kita lestarikan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Sukaresmi, Yahya Sunarya, menyebut kegiatan ini sebagai simbol kuat persatuan masyarakat.

“Ngadu karbit adalah momentum kebersamaan. Dua desa bisa bersatu dalam satu semangat, mempererat silaturahmi warga,” ungkapnya.

Menambah semarak dan kekhidmatan acara, kegiatan ini juga dihadiri oleh para kepala desa se-Kecamatan Sukamakmur yang turut hadir memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal. Kehadiran para kades ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi Ngadu Karbit tidak hanya menjadi milik satu wilayah, tetapi telah menjadi identitas bersama masyarakat Sukamakmur.

Selain itu, unsur Forkopimcam, Koramil Jonggol, Koramil Sukamakmur, Satpol PP, Linmas, Karang Taruna, serta para Ketua RT dan RW juga turut hadir, memastikan jalannya acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif di tengah membludaknya pengunjung.

Tak hanya menjadi ajang budaya, Ngadu Karbit juga membawa dampak ekonomi yang signifikan. Puluhan pelaku UMKM dari berbagai wilayah memadati lokasi, menawarkan aneka kuliner dan produk lokal yang diserbu pengunjung.

Salah satu pedagang UMKM dari Kampung Cimenyan mengungkapkan bahwa tradisi ini memiliki pola unik dalam pelaksanaannya.

“Tradisi pesta rakyat Ngadu Karbit ini biasanya digelar lima tahun sekali untuk tingkat Kecamatan Sukamakmur. Tapi setiap tahun juga tetap ada di kampung-kampung, hanya pelaksanaannya bergiliran dan berbeda tiap wilayah,” tuturnya.

Ia pun mengaku merasakan langsung dampak positif dari kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kalau ada acara seperti ini dagangan kami ramai. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga berkah bagi kami para pelaku usaha kecil,” tambahnya.

Dengan memadukan nilai tradisi, hiburan rakyat, dan perputaran ekonomi masyarakat, Ngadu Karbit Sukamakmur kembali membuktikan diri sebagai warisan budaya yang tak lekang oleh waktu. Dentumannya bukan sekadar suara, melainkan simbol semangat kebersamaan yang terus hidup dari generasi ke generasi.(Aminah)

Berita Terkait

8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Berita Terbaru