Doa,Kenduri, dan Kebersamaan Ruwahan Tajur Halang Sambut Bulan Suci Ramadhan
satunews.id – Kabupaten Bogor Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, masyarakat Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, masih setia melestarikan tradisi ruwahan, sebuah warisan budaya religius yang sarat nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Kamis, (12/2/26).
Tradisi ruwahan identik dengan pelaksanaan kenduri, doa bersama, dan yasinan, yang digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bagi para leluhur dan nenek moyang yang telah berpulang. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Pelaksanaan kenduri dilakukan dengan mengundang para tetangga dalam lingkup RT, dipimpin oleh Ustazah Ibu Heri Mulyati. Warga secara swadaya menyiapkan ubo rampe berupa nasi tumpeng lengkap dengan lauk pauk, sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pembagian sedekah makanan kepada seluruh warga yang hadir. Suasana kekhidmatan terasa kental, terlebih saat kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin, memanjatkan doa untuk para leluhur sekaligus memohon keberkahan menjelang Ramadhan.
Selain sebagai bentuk ibadah, tradisi ruwahan juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong, toleransi, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat. Di tengah modernisasi, tradisi ini tetap terjaga sebagai identitas kultural yang memperkokoh persatuan dan keimanan umat.

Dengan digelarnya syukuran ruwahan ini, masyarakat Tajur Halang berharap dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, serta semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah.
(Aminah)**




























