The Wisdom of Lao Zi

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:38 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Idat Mustari***

Satunews.di — Menurut Priatno penulis buku “Spiritual Thinking” yang bergelar MBA dari University of Washington, disebutkan salah satu kriteria etika bisnis adalah ajaran tentang bagaimana kita sendiri bersedia diperlakukan baik oleh orang lain. Seraya mengutip dosennya, ia mengatakan “jika kita tidak suka diperlakukan tanpa hormat, maka jangan pernah memperlakukan orang lain dengan tidak hormat. Jika kita senang tidak dizalimi orang, maka jangan pernah berbuat zalim kepada orang lain. Jika kita senang diperlakukan secara baik, maka kita harus memperlakukan baik orang lain juga.

Di buku “The Wisdom of Lao Zi”, Kong Zi atau Kong Fu Zi berkata, “ji sou bu yu, hu shi yi ren”. Artinya, apa yang tidak kita inginkan orang lain memperlakukan kita, janganlah kita lakukan kepada yang lain. Kata-kata bijak itu disampaikan Kong Fu Zi, pada 500 tahun sebelum Kristus lahir ke muka bumi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajaran tentang  etika pergaulan, etika bisnis, dan etika profesi jauh-jauh hari sudah diajarkan oleh nenek moyang kita di Benua Asia ini. Ada petuah  sunda “kudu hormat ka saluhureun, kudu nyaah kasahandapeun, kudu alus ka sasama”. Kita harus hormat kepada yang lebih tua, sayang kepada yang lebih muda, baik kepada sesama.

Petuah ini erat kaitannya dengan etika pergaulan sehari-hari. Nenek moyang kita, sangat arif dan bijaksana, mereka mewariskan sesuatu yang paling berharga untuk generasi selanjutnya, bahkan saking ikhlasnya mereka merangkai kata-kata — baik dalam bentuk lisan maupun tulisan — semuanya hidup abadi di dalam jiwa setiap generasi. Dalam bahasa yang agak nyastra, pepatah mereka “Tak lekang dimakan zaman”.

Namun hari ini boleh jadi kita sudah  tidak lagi memperdulikan itu semua. Konon kabarnya, ajaran etika hanya ada di sekolah, masjid, gereja, sinagog, dan vihara. Bukan berada di realitas kehidupan duniawi yang kotor dan berjubel dosa. Karena itu, orang pun menghalalkan segala cara demi meraih apa yang dicita-citakan asal dirinya senang dan sukses, meskipun harus menginjak  kepala orang.

Relasi harmonis dibangun bukan karena ketulusan melainkan karena ada  motif keuntungan pribadi yang akan diperoleh, Jika etika hanya sebatas ajaran dan tertulis di buku, kitab, daun lontar, dan bebatuan tetapi tidak pernah hidup di jiwa. Maka betul kiranya terbukti bahwa kita ini adalah homo homini lupus (manusia adalah serigala bagi sesama manusia).

Sungguh hanya di alam kehidupan mikro Serigala lah norma, etika, dan moral tidak akan pernah ada….Bahkan lebih jahatnya Serigala sering memakai bulu domba untuk memakan domba-domba yang tengah asyik makan rumput di padang gembalaan. Oleh karena itu perlakukan orang dengan baik, maka kita juga akan mendapatkan perlakuan yang baik juga, dan ini hanya ada di ruang ketulusan, bukan kepura-puraan.
_Wallahu’alam_

**Penulis Pemerhati Sosial dan Keagamaan, komisaris BUMD di Kab Bandung

Berita Terkait

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV
Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI
Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga
Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern
Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis
Satpol PP Bandung Tertibkan Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Wajah Kota Terus Diperkuat
Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Wajib Layani Pasien, Tak Boleh Menolak Karena Alasan Biaya

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:35 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:27 WIB

Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:15 WIB

Satpol PP Bandung Tertibkan Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Wajah Kota Terus Diperkuat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Wajib Layani Pasien, Tak Boleh Menolak Karena Alasan Biaya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kedai Imah Seuri, Dari Sajian Kuliner Hadirkan Ruang Harapan dan Kemandirian Anak Yatim di Kota Bandung

Berita Terbaru

DAERAH

Penilaian Subjektif Dan Objektif

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:45 WIB