Kunjugi Metro Garmin, Bupati Bandung Ajak Dunia Industri Berkolaborasi Tangani Banjir Dayeuhkolot

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 18:54 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, Satunews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengunjungi PT Metro Garmin dalam rangka membangun sinergitas antara pemerintah dengan dunia industri untuk bersama mencari solusi terkait penanganan banjir di Dayeuhkolot.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Kami mengajak semua pihak termasuk dunia usaha seperti Metro Garmin untuk bersama-sama menangani permasalahan banjir di Dayeuhkolot melalui pendekatan kolaborasi pentahelix,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut penyelesaian banjir Kecamatan Dayeuhkolo tidak bisa hanya dilakukan pemerintah sendirian, namun harus dilakukan bersama-sama melalui konsep pentahelix.

Penanganan banjir melalui konsep kolaborasi pentahelix ini telah berhasil dilakukan Bupati Bandung dalam menangani permasalahan banjir di kawasan Cidawolong Majalaya.
Di mana sekitar 200 perusahaan bersedia ikut serta dalam kolaborasi pentahelix ini.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu ingin konsep serupa dijalankan dalam mencari solusi bersama untuk mengatasi persoalan banjir Dayeuhkolot yang sudah menjadi masalah serius terutama ketika musim hujan.

Diketahui bahwa Jalan Raya Dayeuhkolot yang merupakan jalan provinsi itu merupakan daerah rawan banjir karena berada pada daerah aliran anak sungai dan Sungai Cigede dan Sungai Cipalasari.

Pada musim hujan anak sungai itu selalu menggenangi akses jalan provinsi yang menghubungkan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Penyebabnya, selain karena curah hujan yang tinggi, juga kondisi aliran sungai yang dangkal dan terjadi penyempitan aliran sungai.

Atas dasar itu, Kang DS mengajak berbagai unsur untuk melakukan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, termasuk di Desa Citeureup tempat PT Metro Garmin berada.

“Saya mengajak kita bersama-sama. Saya tidak suka hanya berwacana. Saya tidak biasa,” kata Kang DS kepada direksi PT Metro Garmin agar ikut serta menangani persoalan banjir.

Selain itu Kang DS juga mengapresiasi kepedulian PT Metro Garmin terhadap lingkungan sekitar dan keterbukaanya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah

“Kami sangat menghargai keterbukaan dan kesediaan Metro Garmin untuk bersinergi dalam penanganan lingkungan. Ini menjadi contoh yang baik dalam mewujudkan tanggung jawab bersama,” ucapnya.

Suara Warga: Harapan untuk Solusi Jangka Panjang

Turut hadir dalam pertemuan tersebut tokoh masyarakat Lamajang Peuntas, Tri Rahmanto, yang menyampaikan kondisi yang kerap dihadapi warga setiap kali musim hujan tiba.

“Banjir yang terjadi hampir setiap tahun tentu menjadi kekhawatiran bagi warga, karena air seringkali meluap ke pemukiman dan fasilitas umum. Kami berharap ada solusi jangka panjang yang bisa mengurangi dampak banjir,” ujar Tri.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara warga, pemerintah, dan pelaku usaha agar penanganan banjir bisa dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa dengan kebersamaan dan keterlibatan semua pihak, persoalan ini bisa diatasi sedikit demi sedikit,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Bandung melalui Dinas PUTR telah merencanakan pembangunan tiga jembatan dan satu Tembok Penahan Tebing (TPT) di wilayah rawan banjir, termasuk di aliran Sungai Cipurut, Desa Citeureup, Dayeuhkolot.

Infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi potensi luapan air dan melindungi permukiman warga dari banjir berulang.

Kunjungan ini menjadi awal dari upaya kolaboratif yang lebih besar antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Bandung.

(red)

Penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:09 WIB

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Senin, 20 April 2026 - 15:55 WIB

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan

Minggu, 19 April 2026 - 20:56 WIB

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 13:44 WIB

MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terbaru

Artikel

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:09 WIB