*Petani Penggarap Sawah di Bojongpicung Cianjur Keluhkan Pemotongan Biaya Sewa yang Tidak Jelas*

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 14:10 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Jawa Barat – Sejumlah petani padi di Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat, merasa dirugikan oleh pihak Pertanian BBPP Bojongpicung. Pasalnya, pihak Pertanian BBPP Bojongpicung tidak transparan atas pemotongan target sewa dari penggarap.

Lahan sawah milik Pemerintah Provinsi seluas 240 hektar yang dikelola oleh BBPP Kecamatan Bojongpicung dan digarap oleh para petani penggarap padi, menjadi sumber ketidakpuasan masyarakat. Mereka merasa keberatan dengan harga sewa lahan yang harus dibayar sebanyak 2,4 kuintal padi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ade, salah satu penggarap lahan, “Kedatangan perwakilan petani di kantor BBPP ini hanya untuk mempertanyakan tentang keterbukaan biaya sewa lahan sama petani. Kami hanya menerima laporan secara global, sedangkan rincianya tidak ada. Kami butuh keterbukaan, jangan ada yang ditutup-tutupi.”

Ade juga menambahkan bahwa yang menjadi masalah bukan harga sewa, melainkan rincian biaya sewa yang harus dibayar oleh petani. “Biasanya 2,1 ton, sekarang jadi naik harga menjadi 2,4 ton. Untuk penambahan 0,3 ton tersebut, untuk apa saja rincianya? Sehingga para petani tidak mengerti, karena tidak ada rincianya.”

Ade meminta agar ada musyawarah dengan para penggarap untuk menjelaskan rincian biaya sewa, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan kecurangan. Pada Sabtu, 19 April 2025.

(Usman)**

Berita Terkait

Frutika Sirup Indonesia Hadirkan Produk Minuman Premium, Siap Bersaing di Pasar Global
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Halalbihalal NasDem Jabar Jadi Momentum Kolaborasi dengan Pemprov
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

LSM PENJARA INDONESIA TANGGAPI PERNYATAAN WAKIL KETUA I DPRD PESAWARAN TERKAIT PERBAIKAN GEDUNG DPRD

Berita Terbaru