*Amanda Kunjungi Perajin Golok di Kawasan Cibatu Sukabumi*

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 00:53 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Caption:*
Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Amanda Soemedi Bey Machmudin mengunjungi sentra Produk Logam (Golok Pusaka) H. Aas di Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/2/2025).(Foto: Biro Adpim Jabar)

*KABUPATEN SUKABUMI -* Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Amanda Soemedi Bey Machmudin mengunjungi salah satu sentra kerajinan golok di Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/2/2025).

Daerah ini dikenal sebagai penghasil senjata tajam berkualitas tinggi. Dalam kunjungannya, ia bertemu dengan Aas Asyari, perajin golok yang telah mewarisi keahlian dari ayahnya, Syarifudin.

Aas menunjukkan berbagai hasil karyanya, termasuk replika pedang Nabi yang menjadi salah satu koleksi istimewa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini _mah_ tidak ada buatan orang lain. Alhamdulillah dari tangan Pak Haji semua,” ujar Aas.

Amanda pun menanyakan ketahanan produk tersebut. “Berkarat _nggak_, Pak?” tanyanya. Aas menjelaskan bahwa ada jenis baja yang tahan karat dan beberapa yang memang dibuat khusus sesuai kebutuhan pelanggan.

Bahkan, golok hasil karyanya telah dipesan hingga ke luar negeri, seperti Brunei Darussalam dan Inggris.

“Kemarin dari Kedutaan Turki juga pesan,” tambahnya.

*Generasi kedua*

Saat berbincang lebih jauh, Aas menceritakan bahwa ia telah berkecimpung dalam dunia perajin senjata tajam sejak duduk di bangku SD kelas tiga.

“Saya generasi kedua, tapi keluarga saya tidak semua meneruskan usaha ini,” ungkap pria berusia 72 tahun itu.

Setelah mengunjungi tempat perajin golok, Amanda melanjutkan kunjungannya ke Dekranasda Kabupaten Sukabumi.

Ia melihat berbagai produk unggulan daerah, termasuk minuman pala khas Sukabumi.

Amanda tampak antusias memilih dan mencicipi beberapa produk makanan dan minuman khas Sukabumi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas.

*HUMAS JABAR*
*Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar*
*Ika Mardiah*

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga
Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek
Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi
Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025
‎83 Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025 Disampaikan dalam Rapat Paripurna
Pemdes Klapanunggal Tancap Gas Bangun Infrastruktur, Kades Gonon Turun Langsung Kawal Pengaspalan Jalan Warga

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:43 WIB

Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:13 WIB

Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:54 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:51 WIB

Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08 WIB

Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

‎83 Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025 Disampaikan dalam Rapat Paripurna

Senin, 11 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wabup Subang Hadiri Rakor Sampah Jabar, Target 120 Mesin Pengolah untuk 600 Ton Sampah Per Hari

Senin, 11 Mei 2026 - 20:32 WIB

Bupati Garut Ingatkan: Jangan Jadikan Event Alasan Bertindak Tak Pantas

Berita Terbaru