Menelisik Sejarah Berdirinya Kabupaten Bandung

- Redaksi

Senin, 15 April 2024 - 06:42 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kab. Bandung, Dr. HM Dadang Supriatna, S.Ip., M. Si

Bupati Kab. Bandung, Dr. HM Dadang Supriatna, S.Ip., M. Si

Penulis : Gugum

Satunews.id, Kabupaten Bandung -Menelisik sejarah berdirinya Kabupaten Bandung. Kabupaten Bandung lahir melalui Piagam Sultan Agung Mataram, yaitu pada ping Songo tahun Alif bulan Muharam atau sama dengan hari sabtu tanggal 20 April tahun 1641 M.

Sebagai Bupati Pertama pada waktu itu, adalah Tumenggung Wiraangunangun (1641-1681 M). Dari bukti sejarah itulah, maka ditetapkan lah bahwa pada tanggal 20 April sebagai tanggal Hari Jadinya Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jabatan Bupati kala itu, kemudian di gantikan oleh Tumenggung Nyili salah seorang putranya. Namun, Nyili tidak lama memegang jabatan tersebut karena mengikuti Sultan Banten. Kemudian, Jabatan Bupati di lanjutkan oleh Tumenggung Ardikusumah, seorang Dalem Tenjolaya (Timbanganten) dari tahun 1681 -1704.

Selanjutnya kedudukan Bupati Kabupaten Bandung dari R. Ardikusumah diserahkan kepada putranya R. Ardisuta yang diangkat tahun 1704 setelah Pemerintah Belanda mengadakan pertemuan dengan para Bupati Wilayah Priangan di Cirebon.

R. Ardisuta ( 1704 – 1747 ) terkenal dengan nama Tumenggung Anggadiredja I, setelah wafat dia sering disebut Dalem Gordah. Sebagai penggantinya diangkatlah Putra tertuanya Demang Hatapradja yang bergelar Anggadiredja II (1707 – 1747).

Dengan demikian, titimangsa Ping sanga Bulan Muharam tersebut lebih tepat dipersamakan dengan tanggal 20 April 1641.

Berdasarkan bukti-bukti dari sejarah yang ada, kemudian ditetapkan surat keputusan dengan nomor SK 10  10/KPTS/DPRD/1973, yang menyatakan bahwa kabupaten Bandung lahir pada tanggal 20 April 1641. Maka dari itu, pada tahun 2024 ini, Kabupaten Bandung sudah menginjak usianya 383 tahun.

Peringatan hari jadi yang ke 383 kabupaten Bandung ini merupakan momen penting bagi seluruh komponen daerah untuk merefleksikan diri dengan peran dan fungsinya dalam kerangka pembangunan kabupaten Bandung sesuai dengan Visi terwujudnya masyarakat kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis,dan Sejahtera.

“Dengan Semangat 2024, Kita Tingkatkan Kualitas Sumber Daya manusia untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan”.

Tema hari jadi ke 383 tahun 2024 Kabupaten Bandung itu, mengandung makna, bahwa kabupaten Bandung terus bersatu bangkit dan bersinergi serta berkolaborasi, berinovasi, dengan seluruh elemen masyarakat yang mantap dan kokoh mengusung, serta meningkatkan dan memelihara pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat kabupaten Bandung Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera).

Pencapaian pembangunan, dibawah kepemimpinan Bupati Bandung Dr H.M.Dadang Supriatna, S.Ip., M.S.i saat inipun telah menorehkan hasil yang tidak mengecewakan. Dalam kurun waktu dua tahun, kinerjanya mendapatkan berbagai penghargaan yang diapresiasi baik dari pemerintah pusat, tingkat Provinsi Jawa Barat maupun dari pihak lainnya yang diperoleh dari tahun 2021.

Dimasa pemerintahan Dadang Supriatna ini, berdasarkan dinamika masyarakat Kabupaten Bandung bertekad untuk melaksanakan pembangunan dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. (Gugum)

Penulis adalah : Wrt Satunews.id

Berita Terkait

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:09 WIB

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Senin, 20 April 2026 - 15:55 WIB

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan

Minggu, 19 April 2026 - 20:56 WIB

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 13:44 WIB

MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terbaru

Artikel

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:09 WIB