Kemunculan Bunga Bangkai Suweg dan Tanda Musim Hujan di Ciamis

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 28 November 2023 - 04:33 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

CIAMIS || Bunga Suweg atau sering disebut bunga bangkai mulai bermunculan di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Bunga yang mengeluarkan bau tidak sedap itu dijadikan sebagai penanda oleh warga Tatar Galuh bahwa musim hujan telah tiba.

Bunga dengan nama latin Amorphophallus ini, ditemukan di sebuah lahan kebun warga di Dusun Desa, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg. Bunga tersebut telah tumbuh sekitar seminggu lalu dan baru mekar 3 hari kemarin.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan bunga bangkai itu baru diketahui warga ketika tercium bau menyengat seperti bangkai. Warga pun mengira ada bangkai hewan seperti kucing yang tergeletak. Warga yang merasa terganggu dengan bau itu kemudian mencari sumbernya, yang ternyata berasal dari bunga berwarna merah marun dan kuning di tengahnya.

“Awalnya saya kira bau bangkai kucing tapi setelah dicari ternyata dari bunga bangkai di belang rumah,” ujar Apipudin, Ketua RT setempat saat ditemui di lokasi, Selasa (28/11/2023).

Ada 3 bunga bangkai yang ditemukan di lokasi itu dengan ukuran berbeda. Bunga pertama berukuran diameter sekitar 30 sentimeter dan tinggi sekitar 25 sentimeter. Kedua ukurannya lebih kecil sekitar diameter 15 sentimeter, sedangkan yang ketiga masih kuncup

Menurut Apipudin, bunga bangkai tersebut tidak setiap waktu ditemui. Apipudin menyebut dua tahun sebelumnya bunga bangkai pernah tumbuh di lokasi itu dengan ukuran yang lebih besar.

“Dulu sekitar dua tahun lalu pernah juga ditemukan di sini, ukuran kelopak bunga bangkai lebih besar dari ini. Ada diameter 50 sentimeter lebih dan cukup tinggi. Kalau yang sekarang lebih kecil,” jelasnya.

Apipudin menjelaskan tumbuhnya bunga bangkai tersebut menjadi penanda peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Ketika bunga itu ditemukan, warga yakin bahwa musim hujan telah tiba.

“Kalau tahun kemarin kan tidak ada karena tidak ada kemarau. Baru ditemukan lagi tahun ini, karena sekarang mulai peralihan musim dari kemarau ke hujan,” ungkap Apipudin.

Fenomena tumbuhnya bunga bangkai ini termasuk langka. Sehingga warga yang penasaran pun banyak yang datang untuk mengabadikannya.

“Ada warga yang datang karena mungkin langka karena penasaran. Kalau di lihat memang mirip seperti tugu air mancur yang ada di Alun-alun Ciamis,” ucapnya.

Dahman (81), warga setempat membenarkan bahwa bunga bangkai itu merupakan penanda peralihan musim kemarau ke musim hujan. Lokasi bunga bangkai itu tidak pernah di tempat yang sama tapi bisa berdekatan.

“Ya jadi tanda bahwa sekarang mau musim hujan. Tidak setiap tahun, tapi kalau ada kemarau mau ke hujan, pasti ditemukan bunga ini. Warga di sini menyebutnya bunga suweg, karena bunga ini dari pohon suweg,” pungkasnya.

Ditulis Oleh : Henhen Editor

Berita Terkait

Frutika Sirup Indonesia Hadirkan Produk Minuman Premium, Siap Bersaing di Pasar Global
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

LSM PENJARA INDONESIA TANGGAPI PERNYATAAN WAKIL KETUA I DPRD PESAWARAN TERKAIT PERBAIKAN GEDUNG DPRD

Berita Terbaru