Diduga Alergi Kritik, Kepala Dinas DPUTR Purwakarta Dikeluhkan Warga hingga Diblokir

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:27 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PUTR Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi

Purwakarta – Sikap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi, menuai keluhan dari sejumlah warga. pada Jumat (6/2/26).

Pasalnya, pejabat publik tersebut diduga enggan menerima masukan dan keluhan masyarakat, khususnya terkait persoalan infrastruktur jalan dan proyek pembangunan di wilayah Purwakarta.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan ini mencuat setelah salah satu warga yang sehari-hari bekerja serabutan di lapangan mencoba menyampaikan aspirasi secara langsung melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Dinas DPUTR. Masukan tersebut berkaitan dengan kondisi jalan berlubang, infrastruktur rusak yang belum diperbaiki, serta sejumlah proyek pembangunan yang dinilai kurang efisien dalam pelaksanaannya.

Namun alih-alih mendapat respons atau tindak lanjut, warga tersebut justru menduga nomor WhatsApp-nya diblokir.

Ironisnya, perlakuan serupa juga dialami oleh seorang warga yang berprofesi sebagai jurnalis, saat berupaya menyampaikan informasi dan meminta konfirmasi secara etis dan profesional.

“Seharusnya pejabat publik itu terbuka terhadap kritik dan masukan warga. Ini malah terkesan menghindar dan memutus komunikasi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan etika seorang pemimpin, terlebih Kepala Dinas memiliki tanggung jawab untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan langsung dengan keselamatan publik dan pelayanan dasar.

Warga pun mempertanyakan sikap Kepala Dinas DPUTR tersebut.

Apakah merasa risih dikritik, anti terhadap masukan, atau ada persoalan pribadi? Padahal, menurut warga, pejabat sekelas kepala dinas seharusnya berterima kasih atas partisipasi masyarakat, bukan justru menutup ruang komunikasi.

“Kami sangat kecewa. Baru menjabat tapi sudah terkesan arogan. Jabatan itu amanah, ada waktunya naik, ada waktunya turun. Kalau tidak siap dikritik, sebaiknya jangan duduk di jabatan publik,” ungkap warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi mengaku kesulitan menghubungi Kepala Dinas DPUTR Purwakarta untuk meminta klarifikasi dan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab demi menjaga prinsip keberimbangan informasi.

( ** )

Berita Terkait

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
JAKSA MASUK SEKOLAH KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT DI SMA NEGERI 1 BATUJAJAR
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 
Kapolda Jabar Berikan Tali Asih kepada Personel Gabungan yang terlibat di Pos Hoegeng Simpang Gadog

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru