Diskominfo Dorong Regenerasi Kreatif Para Peserta Kompetisi Audio Visual Melalui Sinema Budaya

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 08:18 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Sumenep, satunews.id — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kreatif daerah melalui penyelenggaraan kompetisi karya audio visual bertema “From Root to Reels.”

Kegiatan yang digelar pada Selasa (11/11/2025) di Aula Diskominfo tersebut menjadi ruang ekspresi generasi muda untuk menafsirkan ulang identitas budaya dalam bahasa sinema yang lebih segar, modern, dan komunikatif.

Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, mengatakan bahwa tema ini diangkat sebagai ajakan agar generasi muda kembali mengenali akar budaya, nilai kearifan lokal, serta kekayaan tradisi yang membentuk identitas masyarakat Sumenep. Melalui film, pesan budaya tersebut dapat disampaikan dengan cara yang tidak hanya edukatif, tetapi juga estetis dan relevan dengan selera digital masyarakat masa kini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Film adalah medium yang kuat—lebih dari sekadar hiburan, tetapi sarana edukasi, dokumentasi, bahkan promosi potensi daerah. Karena itu, generasi muda perlu memiliki kesadaran menjaga akar budayanya di tengah derasnya arus budaya global,” ungkap Indra Wahyudi.

Ia juga mengaku bangga atas kemampuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan dalam menghadirkan karya yang matang, baik dari sisi narasi, visual, maupun kedalaman pesan. Antusiasme tersebut membuktikan bahwa generasi muda Sumenep tidak hanya menjadi konsumen konten, namun juga produsen narasi budaya yang berdaya cipta tinggi.

Diskominfo Sumenep juga menegaskan komitmen untuk memperkuat literasi digital dan ekosistem kreatif melalui kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas kreatif.

“Kolaborasi ini diyakini dapat melahirkan karya-karya yang tidak saja membanggakan, tetapi juga memperkuat branding Sumenep sebagai daerah yang kaya budaya dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Sumenep, Hairul Anwar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta dan pemenang kompetisi. Ia menilai bahwa pendekatan Diskominfo telah relevan dengan kebutuhan zaman, yaitu mengarahkan generasi muda untuk aktif, kreatif, dan produktif dalam mengolah potensi budaya daerah.

“Sumenep memiliki keraton dan jejak sejarah yang kuat. Karena itu, ketika generasi muda mengangkat akar budaya kita melalui film, itu sangat berarti. Karya-karya mereka patut didukung,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa membuka peluang untuk memperjuangkan penambahan anggaran Diskominfo apabila ke depan program-program kreatif ini terus menunjukkan dampak positif. Menurutnya, pembinaan kreativitas sejak usia muda sangat menentukan kualitas karakter generasi berikutnya.

Sejalan dengan visi Bupati Sumenep dalam program Visit Sumenep, karya film pendek dinilai mampu menjadi media efektif untuk mendongkrak kunjungan wisata, sebagaimana terjadi di Yogyakarta yang sukses memanfaatkan konten digital sebagai promosi destinasi.

Berikut ini daftar para Pemenang Kompetisi ‘From Root to Reels’ Kategori SMA/MA

Juara 1 — MAN Sumenep (Luna in Cultureland)
Juara 2 — SMA Ambunten (Perahu Terakhir)
Juara 3 — SMKN 1 Kalianget (Saronin)
Juara 4 — MA An-Nawari (Hadrah)
Juara 5 — SMAN 1 Kalianget (Transfer Eksfosi)
Juara 6 — SMKN 1 Sumenep (Pamor Digital)
Penghargaan Tambahan — SMAS NU (Ngin Angin)
Kategori Perguruan Tinggi/Umum

Juara 1 — Universitas Wiraraja (Menyulam Cahaya)
Juara 2 — PP Lubangsa Annuqayah (Atale)
Juara 3 — Universitas PGRI Sumenep (Warisan)
Juara 4 — Universitas Annuqayah (Tajin Sappar)
Juara 5 — Universitas Annuqayah (Menapak Asal)

Melalui kompetisi ini, Sumenep kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka ruang modernisasi kreativitas. Generasi muda menjadi aktor utama dalam menautkan kembali akar budaya dengan masa depan digital, menjadikan film sebagai jembatan antara memori kolektif dan imajinasi generasi berikutnya. (Tim)

Berita Terkait

LDK Karang Taruna Harmoni 7 di Puncak: Ketua RW 020 Tegaskan Komitmen Cetak Pemimpin Muda Solid dan Progresif
Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim
Bekasi Timur Memanas, Kunjungan Dishub di Perlintasan Ampera Picu Lumpuhnya Arus Lalu Lintas, Standar Keselamatan Dipertanyakan
Pengajian Rutin Bojongnangka Menggema: Menguatkan Iman, Mempererat Silaturahmi Warga
Tragedi Flyover Bojong Menteng : Truk Fuso Diduga Rem Blong, Pengendara Motor Tewas di Tempat 
Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi
Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:41 WIB

LDK Karang Taruna Harmoni 7 di Puncak: Ketua RW 020 Tegaskan Komitmen Cetak Pemimpin Muda Solid dan Progresif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:43 WIB

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:47 WIB

Bekasi Timur Memanas, Kunjungan Dishub di Perlintasan Ampera Picu Lumpuhnya Arus Lalu Lintas, Standar Keselamatan Dipertanyakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:41 WIB

Tragedi Flyover Bojong Menteng : Truk Fuso Diduga Rem Blong, Pengendara Motor Tewas di Tempat 

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Rabu, 29 April 2026 - 19:09 WIB

Musdes Klapanunggal 2026/2027: Evaluasi Tajam, Aspirasi Mengalir, Arah Pembangunan Ditegaskan Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

Artikel

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB