Angka Stunting di Pangalengan Turun Tajam, Kadisdalduk Sebut Jadi Pilot Project Kabupaten Bandung

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 14:25 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.id

Kab. Bandung , || Pemerintah Kabupaten Bandung terus mendorong upaya pencegahan stunting. Salah satunya lewat penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap kecamatan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi TPK Kali ini digelar di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Selasa (30/9/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini dihadiri oleh Camat Pangalengan Vena Andriawan, para kepala desa, jajaran TPK se-Kecamatan Pangalengan, serta tamu undangan lainnya.

” Sebagai upaya dan langkah Bupati Bandung dalam mengimplementasikan dan mengamankan Kebijakan Pemerintah Pusat, “.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Disdalduk PPA, HM. Hairun, SH.,MH., menegaskan bahwa TPK menjadi garda terdepan dalam pendampingan keluarga, khususnya ibu hamil, ibu nifas, dan balita.

“Ini kegiatan rutin, biasanya kita lakukan setiap bulan. Kali ini kebetulan di akhir tahun dan saya bisa hadir langsung,” kata M. Hairun.

Menurutnya, monitoring ini tidak hanya sekadar mengevaluasi kinerja TPK, tetapi juga melihat sejauh mana hasil dari program pencegahan stunting di lapangan.

“Dari data yang kita punya, ada sekitar 133 ribu keluarga berisiko stunting di Kabupaten Bandung. Kalau tidak ditangani, mereka bisa melahirkan anak-anak stunting. Makanya TPK harus bergerak cepat,” jelasnya.

Angka Stunting Turun di Pangalengan

Hairun menyebut Kecamatan Pangalengan menjadi contoh nyata penurunan stunting. Dalam enam bulan terakhir, angka kasus berhasil ditekan cukup signifikan.

“Awalnya ada 2.700 kasus stunting, turun jadi 2.400 pada tahun 2024, Sekarang sudah di kisaran 1.200 sampai 1.600 kasus. Ini salah satu bukti pendampingan TPK efektif,” ujarnya.

Keberhasilan Pangalengan bahkan dijadikan pilot project program penurunan stunting di Kabupaten Bandung.

Hairun menekankan pentingnya peran TPK yang terdiri dari kader PKK, kader KB, dan tenaga kesehatan. Mereka diminta lebih intensif mendampingi ibu hamil dan ibu nifas.

“Kalau dibiarkan tanpa pendampingan, risiko kematian ibu dan bayi bisa meningkat. Angka kematian ibu dan bayi kita masih cukup tinggi, jadi TPK harus hadir,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Bandung juga memberikan bantuan kepada 300 kader TPK di wilayah Kecamatan Pangalengan.

“Stunting bukan hanya soal gizi, tapi juga soal perhatian dan pendampingan. Kalau ibu hamil dan balita didampingi dengan baik, insyaallah generasi kita lebih sehat,” pungkasnya.
(Asp)

Berita Terkait

Polsek Wonosobo Identifikasi Puting Beliung di Pekon Banyu Urip
Gubernur Lampung Hadiri Groundbreaking Perbaikan Jalan Kalirejo–Kaliwungu/Sribasuki–Suko Sari
Perempuan Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Polisi Selidiki Penyebabnya
LSM JATI Provinsi Lampung Desak Bupati Tanggamus Evaluasi Kinerja Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan
DPC ASWIN Soroti Anggaran DPRD Pringsewu : Indikasi Mark Up, Duplikasi Pos, dan Potensi Merugikan Negara
LSM PAGAR Lampung Sorot LHKPN Sekretaris PUPR Pringsewu: Dugaan Anomali dan Kejanggalan Administrasi
Pesona Air Putih Lebong: Harmoni Air Panas dan Dingin di Surga Tersembunyi Bengkulu
‎4 Ribu Warga Pulang Ke Kampung Halaman Dengan Program Mudik Gratis Bersama Polda Jabar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru