Terdakwa Cabut BAP, ADV. Sugiyono SE.,SH.,MH. Ajukan Skors Dalam Persidangan di Pengadilan Negeri Kendal

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 29 Mei 2025 - 17:34 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, Satunews.id – Proses persidangan kasus dugaan pemerasan dengan terdakwa utama di Pengadilan Negeri Kendal berlangsung dengan dinamika mengejutkan. Dalam sidang yang digelar Rabu siang, terdakwa tiba-tiba menyatakan mencabut seluruh keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat selama penyidikan di kepolisian. Ia menegaskan bahwa hanya akan memberikan keterangan resmi di hadapan majelis hakim.

Sidang Berlangsung Tegang: Pemeriksaan Terdakwa Jadi Sorotan

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Bustaruddin, S.H., M.H., didampingi oleh dua hakim anggota, Arif Indrianto, S.H., M.H., dan Aditya Widyatmoko, S.H. Agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan langsung terhadap terdakwa. Saat diberi kesempatan menyampaikan keterangan, terdakwa dengan lantang menyatakan bahwa isi BAP tidak menggambarkan fakta yang sebenarnya dan memutuskan untuk mencabut seluruhnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Majelis hakim merespons dengan menasihati terdakwa agar meninjau kembali keputusannya, dan mempertimbangkan apakah pencabutan akan dilakukan sepenuhnya atau hanya terhadap bagian tertentu yang dinilai tidak akurat.

Permintaan Skors untuk Konsultasi Hukum

Menanggapi situasi ini, penasihat hukum terdakwa, Sugiyono, S.E., S.H., M.H., mengajukan permintaan skors sidang kepada majelis hakim. Skors dimaksudkan agar kuasa hukum dapat memberikan nasihat hukum secara menyeluruh kepada kliennya sebelum melangkah lebih lanjut.

“Kami mengajukan permohonan skors singkat agar dapat berdiskusi dan memberi arahan hukum kepada klien kami. Mencabut BAP merupakan hak hukum terdakwa, namun keputusan ini perlu perencanaan yang matang agar tidak merugikan posisi hukum dalam sidang,” ujar Sugiyono kepada awak media usai sidang.

Aspek Hukum: Apakah Pencabutan BAP Diperbolehkan?

Isu pencabutan BAP ini pun menjadi sorotan hukum. Secara yuridis, terdakwa memang memiliki hak untuk menarik kembali keterangannya di BAP, karena keterangan tersebut diberikan dalam tahap penyidikan dan bukan merupakan bukti mutlak dalam proses pembuktian di pengadilan.

Rujukan Hukum:

Pasal 184 KUHAP menyebutkan alat bukti sah dalam persidangan meliputi:

Keterangan saksi

Keterangan ahli

Surat

Petunjuk

Keterangan terdakwa

Pasal 189 ayat (1) KUHAP:

“Keterangan terdakwa ialah apa yang terdakwa nyatakan di sidang pengadilan tentang perbuatan yang ia lakukan, ia ketahui, atau ia alami sendiri.”

Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 1174 K/Pid/1994:

Bila terdakwa mencabut keterangannya dalam BAP dan tidak terdapat alat bukti lain yang mendukung, maka isi BAP tersebut tidak dapat dijadikan dasar pembuktian dalam persidangan.

Kelanjutan Proses dan Jadwal Sidang Berikutnya

Sidang sempat diskors untuk memberikan waktu konsultasi antara terdakwa dan penasihat hukumnya.

Setelah masa skors berakhir, persidangan akan dilanjutkan untuk mendengarkan keputusan terdakwa secara resmi di hadapan majelis hakim. Pihak kuasa hukum menegaskan akan terus mengawal proses peradilan ini agar kliennya memperoleh perlakuan hukum yang adil, transparan, dan sesuai prosedur.

Dewan Sidang / Penasehat Hukum Satunews.id

Sugiyono, S.E., S.H., M.H.

Berita Terkait

8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Berita Terbaru