Taman Lost City Maleer, Ruang Publik Baru Berkonsep Vintage Retro

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:03 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Kota Bandung kembali menghadirkan ruang publik baru. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meresmikan Taman Lost City Maleer di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kamis, 15 Mei 2025.

Taman Lost City Maleer memiliki luas total sekitar 500 meter persegi. Dibangun dalam dua tahap (2024 dan 2025), taman ini dirancang dengan konsep vintage retro city dan merepresentasikan “kota yang hilang”.

Lokasinya berada di Jalan Kebon Gedang 3, di sempadan Sungai Cikapundung Kolot. Dilengkapi dengan vertikal garden, pepohonan rindang, plaza, dan lapangan basket mini, taman ini menjadi ruang terbuka hijau sekaligus ruang demokrasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farhan menyebut, kawasan RW 12 Kelurahan Maleer yang menjadi lokasi taman merupakan contoh keberhasilan membangun ekosistem permukiman yang rukun dan peduli lingkungan.

“Hidup di dekat sungai itu butuh kerja sama semua pihak. Karena sungai bukan hanya kewenangan Kota Bandung saja, tapi juga pemerintah provinsi dan pusat. Maka kita harus jaga bersama,” kata Farhan.

Peresmian taman ini menjadi titik kelima dari program 100 hari kerja pertama Wali Kota Farhan. Sebelumnya juga diresmikan beberapa lokasi ruang publik di Kota Bandung diantaranya Mural di Jalan Lodaya dan peresmian Taman Katumbiri.

Ia menyebut, taman tersebut sebagai contoh nyata bahwa jika dikelola dengan benar, sudut-sudut Kota Bandung bisa menjadi destinasi menarik sekaligus ruang interaksi publik.

“Ruang publik adalah jantung komunitas. Di sini semua bisa berkumpul tanpa melihat latar belakang. Ini ruang yang paling demokratis,” ujar Farhan.

Taman ini juga memperkuat peran komunitas dalam pelestarian lingkungan. Komunitas mural Karasa dari RW 2 Gempolsari turut menghias taman dengan karya mural di beberapa titik rumah warga sekitar.

Farhan berpesan agar warga menjaga kebersihan dan mencegah vandalisme, agar taman tetap indah dan nyaman.

Peresmian taman juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara Pemkot Bandung dan komunitas River Clean Up.

Melalui kerja sama ini, penataan sempadan sungai akan dibarengi dengan upaya pembersihan sungai secara berkelanjutan, terutama dengan melibatkan pemuda dan komunitas.

“Anak-anak muda yang terlibat dalam program ini tidak hanya mengangkut sampah dari sungai, tapi juga memilah dan mendaur ulang. Sampah residu baru dibuang ke TPS atau TPA. Ini baru namanya mengurangi sampah,” ujar Farhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi menjelaskan, Taman Lost City Maleer merupakan taman ke-6 di sepanjang Sungai Cikapundung Kolot yang telah direvitalisasi.

Konsep penataannya meniru pendekatan kota-kota besar dunia seperti Seoul Korea Selatan dengan memanfaatkan bantaran sungai sebagai ruang publik aman dan indah.

“Dulu bantaran sungai dianggap zona larangan, tapi sekarang kita tata agar bisa dimanfaatkan. Di sini juga sudah tidak ada rumah liar, jadi ODF bisa tercapai dan tidak ada penyempitan aliran,” jelas Didi.

(red)
Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah

Berita Terbaru