Edukasi Gizi dan Pencegahan Stunting, BGN dan DPR RI Sosialisasi Program MBG di Jakarta Selatan

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 02:24 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption :
Caption: Warga Kuningan, Jaksel antusias ikut sosialisasi MBG dari BGN dan DPR RI, Rabu (19/02-2025)

Caption : Caption: Warga Kuningan, Jaksel antusias ikut sosialisasi MBG dari BGN dan DPR RI, Rabu (19/02-2025)

Satunews.id, Jakarta Selatan – Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosialisasi program ini yang berlangsung di Pusat Perfilman Usmar Ismail pada Rabu, 19 Februari 2025, mendapat sambutan hangat dari warga Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara ini merupakan kolaborasi antara Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan tujuan utama mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan upaya pencegahan stunting. Lebih dari 300 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang dimulai pada pukul 13.00 WIB.

*Komitmen Pemerintah dalam Meningkatkan Gizi Masyarakat*

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosialisasi ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama (Uya Kuya), Anggota DPRD Provinsi Jakarta Astrid Margareta, serta perwakilan BGN, Tengku Syahdana. Dalam sambutannya, Uya Kuya menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar distribusi makanan, tetapi juga bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Program ini bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan makanan bergizi yang layak, sekaligus mengedukasi mereka tentang pentingnya pola makan sehat serta bahaya stunting,” ujar Uya Kuya.

Ia juga menekankan peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memastikan bahwa makanan yang diberikan memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

“SPPG hadir untuk memastikan bahwa setiap makanan yang didistribusikan dalam program MBG benar-benar aman, berkualitas, dan bernutrisi bagi penerima manfaat,” tambahnya.

*Ekspansi Program MBG ke Seluruh Indonesia*

Saat ini, berdasarkan data BGN per 22 Januari 2025, sebanyak 245 Dapur MBG telah beroperasi di 38 provinsi. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 30 ribu Dapur MBG di seluruh Indonesia secara bertahap.

Program ini diharapkan dapat membantu lebih banyak masyarakat dalam mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi. Dengan ekspansi ini, pemerintah ingin memastikan bahwa manfaat program dapat dirasakan secara luas dan merata, terutama oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

*Waspada Hoaks dan Penyalahgunaan Nama Program MBG*

Di tengah keberhasilan program, penyalahgunaan nama MBG oleh oknum tidak bertanggung jawab juga menjadi perhatian serius. Uya Kuya menyoroti maraknya kasus penipuan yang mengatasnamakan BGN, terutama dalam bentuk penawaran kerja sama palsu.

“Banyak pihak yang memanfaatkan nama BGN untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, sosialisasi ini juga menjadi momen penting agar masyarakat lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program MBG,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi, terutama dari media sosial.

“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Hoaks terkait program ini bisa menimbulkan kepanikan, menyesatkan publik, dan menghambat penyaluran makanan bagi yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi Badan Gizi Nasional (BGN) dan instansi terkait lainnya sebelum mempercayai atau menyebarkan berita terkait program MBG.

*Kesimpulan*

Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif strategis pemerintah dalam mengatasi masalah gizi dan mencegah stunting di Indonesia. Dengan ekspansi yang terus berjalan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program ini. Namun, kesuksesan program ini juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengedukasi diri, mewaspadai hoaks, dan mendukung transparansi pelaksanaannya. (**)

Berita Terkait

DPP Pembasmi Investasi Milyaran Rupiah untuk Aplikasi Hallo Law
Komisi I DPR RI: Waspada Eskalasi Konflik Israel-AS dan Iran
Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Pelayanan SIM & STNK Humanis di Kantor Bersama Samsat Jakarta Timur
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Indonesia Siap Hadapi Tantangan Ekonomi Global 2026
APSI SIAP GELAR MUNAS PADA NOVEMBER 2025 DI SEMARANG JAWA TENGAH
HAKAN Dorong Pembaruan UU Kewarganegaraan: Perlindungan Anak Perkawinan Campuran dan Diaspora Jadi Agenda Nasional

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:42 WIB

Teror Jurnalis di Sumsel, Dugaan Oknum Aparat Kirim Ancaman dan Sebar Data Pribadi

Kamis, 2 April 2026 - 18:35 WIB

Pansus 15 DPRD Bandung Mulai Bahas LKPJ 2025, Soroti Validitas Data hingga Dampak Program

Kamis, 2 April 2026 - 17:27 WIB

Kades Ciangsana Hadiri Halal Bihalal di Karanggan, Pererat Silaturahmi Pasca Idul Fitri 1447 H

Kamis, 2 April 2026 - 16:23 WIB

Bandung Genjot Sport Tourism, Pemkot Siapkan Infrastruktur Ramah Pelari dan Pesepeda

Kamis, 2 April 2026 - 16:17 WIB

Wali Kota Bandung Dorong SMAN 22 Jadi Pelopor Budaya Berkendara Aman di Kalangan Pelajar

Kamis, 2 April 2026 - 16:10 WIB

Momentum Hari Autisme, Wali Kota Bandung Dorong Kemandirian dan Inklusi Sosial

Kamis, 2 April 2026 - 16:06 WIB

Pemdes Nangai Tayau 1 Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah Desa, Prioritaskan Transparansi dan Kebutuhan Warga

Kamis, 2 April 2026 - 15:16 WIB

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah

Berita Terbaru