Aksi Protes Dugaan Kecurangan PILKADA Karawang 2024, Masyarakat Desak APH Segera Usut dan Adili

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2024 - 15:39 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID–KARAWANG || Sejumlah masyarakat Karawang yang tergabung dalam pendukung pasangan calon (Paslon) 01 Acep-Gina menggelar aksi protes di Hotel Aksaya Karawang pada Rabu (4/12/2024).

Mereka menuntut agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengusut dan mengadili dugaan pelanggaran dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA) Karawang 2024, yang dianggap melibatkan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi yang dihadiri oleh puluhan peserta, mereka menyerukan agar proses hukum dijalankan dengan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pelanggaran netralitas, terutama yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa (KADES).

Mereka menilai, terdapat penyimpangan yang merusak jalannya demokrasi di Karawang.

“Kami menduga PILKADA tahun ini banyak kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif. Kami kecewa karena laporan kami terhadap Ketua KPU Karawang tidak ditindaklanjuti. Ini adalah bentuk ketidakadilan,” ujar salah satu orator yang mewakili kubu Paslon 01.

Selain itu, para pendukung Paslon 01 juga mempertanyakan hasil rapat pleno terbuka yang dinilai tidak mencerminkan proses demokrasi yang adil dan transparan.

Mereka menganggap, proses pleno yang dilaksanakan belum memenuhi syarat yang sah, khususnya terkait dengan persentase kehadiran yang dianggap belum mencapai 70%.

“Secara aturan, hasil pleno belum mencapai 70%. Ada apa dengan PILKADA Karawang? Ini cacat hukum. Kami menuntut pemerintah daerah dan pusat untuk turun tangan menyelidiki dugaan ini,” tambahnya.

Aksi tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam dari masyarakat terhadap penyelenggaraan PILKADA Karawang. Mereka merasa aspirasi dan usulan dari kubu Paslon 01 tidak pernah didengar, sehingga muncul perasaan bahwa keadilan belum berpihak pada mereka.

Peserta aksi mengingatkan agar proses PILKADA tidak mencederai semangat demokrasi yang seharusnya menjadi fondasi utama dalam pemilihan umum.

“Kami berada di tanah ibu pertiwi dan menuntut keadilan demi tegaknya hukum. Jangan sampai PILKADA ini meninggalkan luka yang mendalam bagi demokrasi di Karawang,” pungkas Eka, salah satu orator dalam aksi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KPU Karawang belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan dan aksi protes tersebut.

Masyarakat Karawang berharap agar proses hukum dapat segera berjalan dan memastikan bahwa demokrasi di daerah mereka tetap terjaga dengan adil dan transparan.

**Red/Iyut Ermawati**

Berita Terkait

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi
Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:21 WIB

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:04 WIB

Hidup Ini Susah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:10 WIB

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:15 WIB

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:02 WIB

Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:26 WIB

Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:28 WIB

Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB