Perkenalkan SURABI, Ini yang Disampaikan Kabag Organisasi Sekda Kabupaten Bandung

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:01 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunwes.id // Kabupaten Bandung — Sosialisasi kebijakan wilayah indeks reformasi birokrasi perangkat daerah tahun 2024 melalui aplikasi Sistem Pengukuran Indeks Reformasi Birokrasi Terintegrasi yang biasa di sebut SURABI berlangsung di Gedung Moch Toha Soreang Bandung Senin 23 Juli 2024.

Disampaikan Lilis Nurhayati Kabag Organisasi Sekda Kabupaten Bandung bahwa Surabi ini merupakan aplikasi dari Pemerintah Provisi (Pemprov) Jawa Barat, karena Pemprov Jabar saat ini Reformasi Birokrasinya terbaik se Indonesia.

“Mereka dari provinsi mengajak kabupaten / kota juga harus baik. Alhamdulilah kita jadwal pertama di road show dari provisi untuk kabupaten Bandung, jadi semua kabupaten /kota harus mengimplementasikan reformasi birokrasi ini,” ujar Lilis Kabag Organisasi usai acara

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk Kabupaten Bandung alhamdulilah tahun 2023 kemarin kita sudah terbaik di Jawa Barat ke 1, tetapi masih capaian indeks reformasi nya di indeks 83, 67 predikatnya masih A – (min) ,” kata Lilis

Sementara, kata Lilis, misalkan nanti kedepannya untuk bisa lebih meningkat lagi bisa menjadi 90 itu masih ada potensi – potensi yang harus ditingkatkan, masih ada delapan area harus ditingkatkan dan di optimalkan.

“Tetapi dengan bersemangat semuanya, disini bukan hanya bagian organisasi saja yang melaksanakan reformasi birokrasi ini, tapi ini melekat kepada seluruh kepala daerah bukan tugas tambahan tetapi tugas melekat kepada perangkat daerah karena kunci sukses reformasi birokrasi ini adalah ada di perangkat daerah itu sendiri,” jelasnya

Kaitan reformasi birokrasi, lanjut Lilis, ada reformasi birokrasi general dan tematik ada perubahan paradigma.

“Jadi yang dulu hanya ke 8 area perubahan untuk sekarang melalui General – general ke tata pengelolaan pemerintahan, kalau untuk tematik nya itu ada investasi, stunting, inplasi dan (P3DN) Peningkatan Produk Dalam Negeri. Mudah – mudahan Kabupaten Bandung bisa lebih meningkatkan lagi supaya tahun 2024 dengan adanya aplikasi SURABI ini bisa lebih memudahkan dalam pengukuran lebih baik lagi kinerjanya dengan adanya indikator yang terukur,” beber Lilis

Dulu ke 8 area perubahan, kata Lilis, karena sekarang ada Tematik salah satu yang harus di genjot yakni ke P3DN karena intervensinya langsung ke Perangkat Daerah.

“Jadi perangkat daerah harus menggunakan produk dalam negeri, makanya tadi di undang perangkat daerah dan di absen oleh Pak Sekda karena tidak bisa diwakilkan mereka harus tahu persis seperti apa tahun 2024 pengukuran pengisian penginputan di Surabi karena dengan adanya Surabi mempermudah sekali meng infut langsung terintegrasi Kemenfar,” tutup Lilis, ( Asp )

Berita Terkait

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 
Penutupan Jalur Puncak dan Pembatasan Angkutan Umum Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Menyeluruh
Meraih Berkah di Ujung Ramadhan: Junaidi Samsudin Santuni Ratusan Anak Yatim, Hangatkan Silaturahmi di Limusnunggal

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru