Pemdaprov Jabar Terima Penghargaan The Best Regional Champion 2024

- Redaksi

Sabtu, 1 Juni 2024 - 05:21 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id // KABUPATEN BADUNG– Pemdaprov Jabar menerima penghargaan The Best Regional Champion 2024 dari The Asian Post, di The Stone Hotel Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (31/5/2024) malam.

Penghargaan diterima Sekda Jabar Herman Suryatman.

Ada tiga penghargaan yang diterima oleh Pemda Provinsi Jabar yaitu The 2nd Best Regional Champion 2024, The 2nd Best Province In Fiscal Index 2024, dan The 2nd Best Province In Happines Index 2024.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Herman menuturkan, penghargaan yang diterima merupakan hasil dari kerja kolektif masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan iklim positif untuk pertumbuhan ekonomi.

“Saya kira ini adalah capaian kita bersama yang menandakan pengelolaan fiskal di Jawa Barat relatif baik. Demikian juga kondisi ekonomi yang menembus 5 persen pertumbuhannya harus kita syukuri,” ujar Herman Suryatman ditemui usai acara.

Herman pun menyebut Pemdaprov Jabar akan menyiapkan solusi menurunkan angka pengangguran dan juga memberantas bank emok (bank keliling) yang masih berkeliaran di masyarakat. Hal tersebut dilakukan guna pertumbuhan ekonomi di Jabar tetap stabil.

“Tetapi Jawa Barat masih punya pekerjaan rumah, tapi insyaallah masih bisa kita lalui bersama yakni bagaimana kita menurunkan pengangguran, termasuk bagaimana kita mengatasi bank emok. Saya kira dibutuhkan kerja sama bahu membahu gotong royong semua pihak,” tandasnya.

Sementara itu, Eko B Supriyanto selaku Founder The Asian Post mengungkapkan acara The Regional Champion 2024 didasari dari sebuah riset untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang memiliki komitmen memberantas praktik KKN.

“Kami meriset dan membuat acara ‘The Regional Champions 2024’. Bagaimana pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah yang dijadikan objek riset tak lepas dari bayang-bayang praktik KKN,” tutur Eko.

“Meski begitu, masih banyak pemda dan BUMD yang berhasil meraih indeks memuaskan dari indikator yang dinilai,” pungkasnya.

*HUMAS JABAR*
*Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar*
*Ika Mardiah*

Berita Terkait

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
JAKSA MASUK SEKOLAH KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT DI SMA NEGERI 1 BATUJAJAR
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 
Kapolda Jabar Berikan Tali Asih kepada Personel Gabungan yang terlibat di Pos Hoegeng Simpang Gadog

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru