Ridwan Kamil: Inovasi Tekan “Stunting” untuk Cetak Generasi Muda Berkualitas

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 07:18 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BANDUNG // Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, dalam upaya mewujudkan mimpi Indonesia menjadi negara adidaya di 2045 perlu ditunjang dengan penduduk yang berkualitas. Penurunan kasus tengkes (stunting) harus dituntaskan dengan inovasi dan kolaborasi semua pihak.

Hal itu disampaikan Gubernur Ridwan Kamil saat bersilaturahmi dengan 2.000 Petugas Lini Lapangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Se-Jawa Barat di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (11/8/2023).

Dalam acara tersebut, Ridwan Kamil juga mengukuhkan Kepala Perwakilan BKKBN Jabar  Fazar Supriyadi Sentosa yang telah dilantik pada 22 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada Kepala Perwakilan BKKBN Jabar yang baru, Ridwan Kamil berpesan agar mempertahankan prestasi dan membuat sebuah inovasi, salah satunya dalam menekan kasus _stunting_ .

“Kepada Kepala BKKBN yang baru (Fazar Supriyadi Sentosa) agar mempertahankan prestasi dan membuat inovasi. Masukan dari saya, inovasi dari Pemkab Sumedang dalam penanganan _stunting_ bisa diterapkan di seluruh wilayah Jabar,” kata Ridwan Kamil.

Percepatan penurunan kasus _stunting_ menjadi atensi khusus di masa kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur Jabar, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum guna menjamin kualitas dan keberlangsungan daya saing generasi muda di masa depan.

Di masa kepemimpinannya, Gubernur Ridwan Kamil menerapkan Jabar Zero New Stunting, yang merupakan program Pentahelix melibatkan semua unsur, mulai dari pemerintah, swasta, sampai masyarakat. Titik finis program ini akan terlihat pada 2045, saat Indonesia meraih bonus demografi.

Melalui program Jabar Zero New Stunting secara bertahap dari 2018, Pemdaprov Jabar menurunkan angka prevalensi _stunting_ secara signifikan dari 31,5 persen hingga 2022 menjadi 20,2 persen. Prevalensi tersebut berada di bawah angka nasional sebesar 21,6 persen. Ditargetkan jumlah balita tengkes pada 2024 tersisa 14 persen sesuai dengan target nasional.

Jabar juga tercatat sebagai provinsi dengan pencapaian penurunan angka _stunting_ tertinggi di Pulau Jawa.

Lebih lanjut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menuturkan, peran BKKBN sangat mulia karena tujuannya beriringan dengan mimpi Indonesia menjadi negara adidaya di 2045 dengan generasi yang sehat dan cerdas.

“Untuk membawa Indonesia menjadi negara adidaya, di dalam kerja-kerja Bapak Ibu BKKBN terdapat syarat menjadi negara maju, yakni penduduknya harus berkualitas,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap BKKBN bisa mencetak generasi penerus di Jabar yang sehat, memiliki akhlak yang baik, cerdas, dan ahli ibadah.

“Jika itu semua terealisasi, maka cita-cita Indonesia menjadi negara adidaya di 2045 bakal terwujud,” pungkas Kang Emil.

(Hms)

Berita Terkait

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 
Penutupan Jalur Puncak dan Pembatasan Angkutan Umum Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Menyeluruh
Meraih Berkah di Ujung Ramadhan: Junaidi Samsudin Santuni Ratusan Anak Yatim, Hangatkan Silaturahmi di Limusnunggal

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Jumat, 3 April 2026 - 18:11 WIB

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di OKU Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Berita Terbaru