Longsor Pangalengan Renggut Dua Korban, Kang DS Pastikan Kontrakan dan Rumah bagi Korban

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:04 WIB

500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Bandung, — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, memicu terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Mekarsari, RT 03 RW 10, pada Minggu (1/2/2026) siang.

Longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang anak meninggal dunia, sementara kedua orang tuanya selamat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bandung Dadang Supriatna turun langsung ke lokasi bencana dan melayat ke rumah duka korban.

Dalam keterangannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah tersebut.

“Saya sangat prihatin atas kejadian bencana longsor ini dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujar Kang DS.

Menurutnya, longsor terjadi saat satu keluarga tengah berkumpul dan makan di dapur rumah kontrakan yang mereka tempati. Di dalam rumah tersebut terdapat empat orang, yakni pasangan suami istri bernama Ato dan Desi, bersama dua anak mereka, masing-masing berusia tiga bulan dan sekitar lima tahun.

Kedua anak korban sempat dilarikan ke RSUD Bedas, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Sementara kedua orang tua korban selamat dari kejadian tersebut.

Selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga mengancam permukiman warga sekitar. Tercatat terdapat enam rumah yang berada di area rawan longsor dan akan segera dievakuasi.

“Lokasi ini rawan longsor. Kami akan meminta warga untuk sementara mengungsi demi keselamatan,” kata Kang DS.

Bupati Bandung juga menyebutkan bahwa keluarga korban diketahui tidak memiliki rumah sendiri dan tinggal di rumah kontrakan yang terdampak longsor.

Pemerintah Kabupaten Bandung akan memberikan bantuan biaya kontrakan selama tiga bulan serta menyediakan rumah dan tanah bagi keluarga korban.

Tak hanya itu, Kang DS juga memastikan akan melakukan program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) terhadap tiga rumah milik keluarga korban yang berada di depan Rumah ibunya. Perbaikan direncanakan mulai dilakukan pada Senin.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem.

“Saya mengimbau kepada para kepala desa bersama BPBD agar terus melakukan mitigasi bencana, sigap memberikan informasi, dan mengantisipasi potensi bencana susulan,” tegasnya.

Sebagai langkah mitigasi jangka menengah, Pemkab Bandung juga akan melakukan penanaman akar wangi di kawasan rawan longsor, sebagaimana disampaikan tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, akan dilakukan asesmen lanjutan serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sejumlah titik rawan, seperti yang diusulkan Kepala Desa Tribaktimulya, Cahya Sukmana.***

Berita Terkait

Sabrina Budiarti, Generasi Muda SMP Telkom Dayeuhkolot Berprestasi di Ajang Budaya
Pentahelix Dayeuhkolot Evaluasi Kinerja dan Siapkan Program Kerja 2026
Kepala Desa Sukamenak Apresiasi Kehadiran SPPG Sukamenak 4 di Bawah Yayasan Cemara Insan Amanah
Kepala UPT Sapras Bale Endah, Estapet Lakukan Monitoring dan Perbaikan Drainase
Catat Prestasi Tata Kelola, Pemkab Bandung Raih Nilai SPIP dan MRI Tertinggi se-Jabar
Cuaca Ekstrem, Bupati Bandung Minta Warga Waspada Banjir hingga Angin Kencang
Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih
POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:57 WIB

 Cileungsi Bergemuruh Bupati Bogor -TNI Ramaikan Bubble Fun Run 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:23 WIB

Tanggul Kritis Berujung Jalan Putus Berdampak Lumpuhnya Aktifitas Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:21 WIB

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:10 WIB

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:15 WIB

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:09 WIB

Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:02 WIB

Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran

Berita Terbaru