Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Pesanggrahan Jakarta Selatan

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 14:13 WIB

5098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption :
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Pesanggrahan Jakarta Selatan, pada Rabu, 5 Februari 2025.

Caption : Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Pesanggrahan Jakarta Selatan, pada Rabu, 5 Februari 2025.

Satunews.id, Jakarta – Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses terselenggara di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kegiatan sosialisasi MBG bersama mewujudkan gizi berkualitas untuk generasi sehat Indonesia ini merupakan inisiasi dari DPR RI dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kegiatan sosialisasi MBG ini dilaksanakan di Balai Rakyat Bintaro, Pesanggrahan Jakarta Selatan pada Rabu, 5 Februari 2025. Acara yang dihadiri oleh 300-an peserta ini dimulai pada pukul 15.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama, dan Astrid Margaretha serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Tengku Syahdana.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatannya, Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama menyampaikan tentang kebijakan program MBG yang merupakan inisiasi dari Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Visi Presiden yang dikenal dengan Asta Cita. Salah satu implementasi dari Asta Cita adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mulai dilaksanakan pada 6 Januari 2025,” kata Surya Utama.

Program MBG ini ditujukan untuk empat kelompok sasaran utama. Di bidang pendidikan, program ini menyasar peserta didik dari tingkat PAUD hingga pendidikan menengah.

Selain itu, Surya Utama juga menjelaskan mengenai sektor di luar pendidikan yang tetap akan mendapat program MBG ini yang diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Pemenuhan gizi yang baik menjadi inti dari visi  ini karena gizi yang optimal sejak dini memiliki dampak langsung terhadap kemampuan anak dalam belajar, berprestasi, dan berkontribusi pada masyarakat,” jelasnya.

Untu mencapai target ini, Surya Utama juga menyampaikan Indonesia membutuhkan SDM unggul, berdaya saing global, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan nasional, serta menjadikan Indonesia sebagai pemain penting di panggung global.

Setelah melakukan pemaparan mengenai program Makan Bergizi Gratis, di penghujung acara para peserta diberikan sesi tanya jawab. Pada sesi ini para peserta yang merupakan masyarakat sekitar cukup antusias memberikan pertanyaan kepada perwakilan DPR RI tersebut.

“Nilai gizi disesuaikan dengan usia anak sekolah dasar, baik zat gizi makro maupun mikro yang mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG). Pada penyusunan nilai gizi pada program ini, Ahli gizi memiliki peran daam merancang menu dan pemenuhan gizi sesuai dengan pedoman Isi Piringku,” jawab Surya saat ditanyai mengenai pemenuhan standar gizi MBG.

Surya Utama atau lebih dikenal Uya Kuya juga menjelaskan mengenai program MBG ini yang menyasar untuk anak-anak dengan berkebutuhan khusus. Dalam hal ini mereka yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) juga akan mendapatkan MBG.

“Pastinya akan dapat ya, sekolah luar biasa (SLB) bisa mendapatkan program MBG. Program ini merupakan bagian dari program nasional untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Dan di Jakarta sendiri sudah berjalan dan menjadi percontohan salah satunya yang sudah mendapat program MBG ini ada di SLB Negeri Jakarta,” ucapnya.

Saat ditanyai program MBG ini ada batasan untuk penerimanya, Surya menyampaikan terkait batasan penerima sesuai dengan Perpres No. 83 Tahun 2024.

“Tentunya program MBG ini memiliki batasan penerima. Batasan penerima program ini ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024. Yang dimana hanya menyasar kepada peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK, baik negeri maupun swasta dan pesantren, Anak-anak di bawah lima tahun, Ibu hamil, dan Ibu Menyusui,” ungkap Surya.

Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk pemenuhan gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Nasional (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai badan atau lembaga yang ditunjuk untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis ini, BGN juga memberikan penjelasan mengenai peran yang bisa dilakukan oleh masyarakat terkait program MBG.

“Masyarakat dapat menjadi mitra program MBG dengan mendaftar sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN),” ucap perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Tengku Syahdana.

Pada dasarnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk membantu pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyediakan makanan bergizi bagi penerima manfaat.

Pada April 2025 nanti ditargetkan 3 juta anak akan mendapatkan makan bergizi. Empat bulan berselang pada Agustus 2025 target menjadi 15 juta, dan akhir tahun anak Indonesia bisa dapat makanan bergizi gratis. (**)

Berita Terkait

Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Indonesia Siap Hadapi Tantangan Ekonomi Global 2026
APSI SIAP GELAR MUNAS PADA NOVEMBER 2025 DI SEMARANG JAWA TENGAH
HAKAN Dorong Pembaruan UU Kewarganegaraan: Perlindungan Anak Perkawinan Campuran dan Diaspora Jadi Agenda Nasional
ARM Desak KPK Usut Dugaan Korupsi di Kepri Usai OTT Gubernur Riau
Isu Dugaan Kolusi Warnai Pelantikan Pejabat Eselon II DKI Jakarta
Vox Point Indonesia Gelar DISPOL Nasional Diskusi Kebangsaan “Toleransi Bukan Tawaran Tapi Kewajiban”
Pendidikan Karakter Panca Waluya Jabar Dapat Apresiasi dari Kementerian

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:21 WIB

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:04 WIB

Hidup Ini Susah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:10 WIB

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:09 WIB

Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:02 WIB

Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:26 WIB

Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:28 WIB

Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB