Diduga Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Desa Gelugur Tidak Sesuai Spesifikasi dan asal Jadi

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 1 November 2024 - 19:51 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Dalam upaya peningkatan perekonomian Dusun Karojah, Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, dalam sektor pertanian, tentunya harus ada faktor penunjang yang memadai. Salah satunya pembangunan akses Jalan Usaha Tani (JUT).

Pembangunan infrastruktur jalan rabat beton menjadi penunjang aktivitas masyarakat di desa khususnya di bidang pertanian. Masyarakat akan dengan mudah melakukan aktivitas seperti mengirim bibit tanaman ke sawah, membawa hasil panen, menjual hasil panen ke pasar, dan lain sebagainya.

Pada tahun ini Desa Gelugur melalui Kelompok Tani (Poktan) mendapat bantuan khusus dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berupa rabat beton Jalan Usaha Tani (JUT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2024.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun sangat disayangkan, Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani (JUT) tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi dan dikerjakan asal jadi. Tidak adanya prasasti sebagai penunjang keterbukaan informasi publik juga menjadi salah satu alasan utama pembangunan tersebut serta berapa besar pagu anggaran yang diterima oleh kelompok tani tersebut.

Divisi Investigasi LSM Alam Semesta DPW Jatim Ibnu Hajar kepada media ini mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan hasil pekerjaan jalan rabat beton yang diduga asal jadi.

“Ketua kelompoknya kalau nggak salah namanya Taqiudin mas, saya sangat kecewa melihat kualitas hasil pekerjaannya. Bahkan, saya juga menduga tidak sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan tentang banyaknya kejanggalan dalam proses pengerjaan jalan rabat beton tersebut sehingga ada indikasi dikorupsi.

“Jadi, saya kecewa berat, karena dalam pelaksanaan pekerjaannya juga sangat amburadul banyak bahan-bahan seperti merk semen yang memakai semen merah putih dan parahnya lagi baru berjalan hitungan bulan sudah banyak yang rusak,” ungkapnya kepada media ini. Jum’at, 01/10/2024.

Tidak hanya itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memberikan ruang gerak bagi para kelompok tani untuk selalu mengajukan bantuan ke dinas terkait agar masyarakat tidak kesulitan akses dalam bertani.

“Pembangunan jalan rabat beton tersebut menelan dana hingga ratusan juta rupiah, sementara hasilnya kurang memuaskan,” tuturnya dengan nada geram.

Awak media akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Hingga berita ini ditayangkan awak media mencoba mendatangi rumah kediaman Taqiudin selaku ketua kelompok tani yang beralamat di Dusun Karojah, Desa Gelugur, namun yang bersangkutan sedang tidak ada ditempat.

(Rul)

#Satunews.id

#Satunews.idSumenep

#Satunews.idJawaTimur

Berita Terkait

Kapolres Pasuruan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial Dalam Majelis Subuhan Al-Busyro.
Puluhan Personil Polres Pasuruan Bersama Ribuan Santri PP Dalwa Melaksanakan Sholat Istisqa’ Dan Do’a Bersama Berharap Bencana Karhutla lekas Berlalu
Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Respons Cepat Laporan Warga, Polres Prabumulih Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api di Rambang Kapak Tengah
Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Kertapati
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pawai Jampana HJKB 216 Siap Guncang Dago-Merdeka, 1,3 Km Penuh Atraksi Seni!
Hampir 200 Pecatur Serbu BCBS Seri II, Drs. H. Mulyadi Bidik Lahirnya Bibit Juara Catur Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru