Pengamat Politik Prediksi Bupati Bandung Sangat Berpeluang Dua Periode

- Redaksi

Senin, 11 Maret 2024 - 02:22 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.BANDUNG//SATUNEWS.ID — Hasil penghitungan suara Pemilu 2024 oleh KPU Kabupaten Bandung telah resmi diumumkan, dan sekaligus perhitungan raihan kursi masing-masing partai politik di DPRD Kabupaten Bandung melalui formula Sainte Lague dengan pembagi 1 : 3 : 5 : 7 telah ditetapkan.

Menanggapi hasil Pileg 2024 di Kabupaten Bandung ini, pengamat politik dan pemerintahan Universitas Nurtanio Kabupaten Bandung, Djamu Kertabudi menilai hasilnya cukup menakjubkan. Sebab, kata Djamu, dari pemilu ke pemilu Kabupaten Bandung, selalu menjadi milik Partai Golongan Karya (Golkar), bak tak tergantikan.

“Kini hegemoni politik Golkar di Kabupaten Bandung mulai tergeser oleh kekuatan baru Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai “Sang Jawara Baru”, kata Djamu saat dimintai pendapatnya, Minggu (10/3/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang lebih fantastis, imbuh Djamu, kenaikan kursi di DPRD partai ini dari sebelumnya 6 kursi, sekaligus tidak memiliki perwakilan pimpinan DPRD, namun pada hasil pemilu 2024 ini menjadi 12 kursi sebagai kursi terbanyak.

“Secara otomatis jabatan Ketua DPRD Kabupaten Bandung akan diraih PKB,” ujar Djamu.

Sehingga komposisi Pimpinan DPRD periode 2024-2029 akan terdiri dari Ketua DPRD: PKB (12 kursi); Wakil Ketua I: Golkar (9 kursi); Wakil Ketua II : PKS (7 kursi), dan Wakil Ketua III: Demokrat (7 kursi).

Menurut Djamu, kemenangan besar PKB di Kabupaten Bandung ini tidak terlepas dari peran dua figur sentral sebagai faktor determinan. Pertama, Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip. M.Si yang dikenal sebagai Kang DS, Bupati Bandung.

“Sebenarnya beliau ini dengan diberlakukannya Sistem Pilkada Serentak Nasional 2024, hak konstitusionalnya sebagai Bupati Bandung sangat dirugikan, yaitu dari masa jabatan yang seharusnya 5 tahun menjadi 3 tahun lebih,” ungkap Djamu.

Maka dari itu, kata dia, dalam menjalankan visi misinya “all out” tidak kenal lelah secara terus menerus bersilaturakhmi dengan masyarakat bawah. Sekaligus menyampaikan program yang bersentuhan dengan masyrakat banyak yang dikenal dengan program “Bunga Desa”, ” Rempug Desa” dan lainnya, yang berisi bantuan pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, dan dialog terbuka untuk menentukan solusi dari permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.

Di samping itu, berbagai penghargaan atas kinerja pemerintahan baik dari dunia internasional dan nasional setidaknya berpengaruh terhadap “brandimage” Kang DS di mata masyarakat yang unik, dalam kapasitas sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung.

“Kang DS ini tidak melakukan kampanye secara langsung. Hal ini diserahkan kepada kader PKB masing-masing,” ujar Djamu.

Figur kedua menurutnya adalah Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S. Ag. M. Ap, putra daerah Kabupaten Bandung yang selama ini menjabat Ketua Fraksi PKB DPR-RI. Cucun selalu menyampaikan secara aktif tentang program pemberdayaan rakyat dan berbagai kebijakan nasional. Akhirnya dalam kapasitasnya sebagai calon legislatif 2024 telah memperoleh suara terbanyak di atas kandidat lainnya dari partai yang berbeda di Dapil Jabar II.

Dengan gambaran di atas, Djamu mengatakan konfigurasi politik Kabupaten Bandung yang berubah signifikan ini akan mewarnai dinamika perubahan kekuatan politik menjelang kontestasi Pilkada 2024, yang saat ini KPU Kabupaten Bandung sudah memulai menjalankan tahapan pilkada secara berkesinambungan. Berdasar UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, bahwa pemungutan suara telah ditetapkan pada 27 Nopember 2024 mendatang.

“Prediksi saya, seusai penghitungan suara Pemilu 2024 tuntas, maka figur yang berniat mengikuti kontestasi pilkada ini akan mulai bermunculan. Partai politik sudah barang tentu mulai mengelus-ngelus jagonya,” ungkap Djamu.

Ia mengatakan, PKB seyogyanya Kang DS sebagai petahana tampil kedua kalinya untuk mentuntaskan visi misinya. Partai Golkar dari sejak awal sudah menugaskan kadernya yaitu Sugiharto dan Sahrul Gunawan untuk melakukan sosialisasi semestinya.

Di samping itu konon PDI Perjuangan sedang mengelus figur dari latar belakang pesohor yang saat ini menjadi caleg DPR-RI, dan PKS seperti biasanya akan mengusung kadernya sendiri. ***

Berita Terkait

MEMALUKAN! Anggaran Publikasi Muscab PKB di Sentul Jadi Sorotan, Saling Lempar Tanggung Jawab
Dewi Asmara Ledak di Sekarwangi: Siap Gempur Bantuan Pusat dan Perang Total Lawan Kekerasan Anak
Diskusi Bayu-Jonny: Banteng dan Gajah Akan Saling Melengkapi
Pengundian Nomor Urut Pilwu Antar Waktu Desa Jatibarang Baru, Warga sangat Antusias
Usia 53 Tahun , PPP Dorong kader Lebih Militan dan Pro-Rakyat 
Herman Khaeron Nahkodai Sekjen Demokrat: Strategi Baru Menuju 2029
Dinas PUTR Sumenep : 13 Desa Akan Menerima Bantuan Pengeboran Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:56 WIB

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan

Jumat, 17 April 2026 - 19:52 WIB

Pemdes Situsari Gelar Skrining TB Massal, Ratusan Warga Ikuti Deteksi Dini Tuberkulosis

Jumat, 17 April 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Berita Terbaru