Satunews.id
Kab.Bandung – Pemerintah Kecamatan Bojongsoang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk penyusunan RKPD Tahun 2027 dengan tema “Peningkatan Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Bojongsoang, Senin (9/2/2026).
Camat Bojongsoang, Kankan Taufik B.,S.,Ip, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan salah satu sarana untuk mewujudkan pembangunan riil yang bersumber langsung dari aspirasi masyarakat.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan satu-satunya solusi dalam menjawab seluruh kebutuhan pembangunan, mengingat adanya keterbatasan anggaran.
“Musrenbang ini adalah cara kita melaksanakan pembangunan nyata dari masyarakat. Tetapi Musrenbang bukan jawaban dari segalanya, karena ada keterbatasan anggaran. Maka dari banyaknya usulan, kita harus menentukan skala prioritas,” ujar Kankan.
Ia menjelaskan, terdapat tiga isu utama yang menjadi fokus prioritas pembangunan di Kecamatan Bojongsoang, yakni penanganan kemacetan, pengelolaan sampah, dan pengendalian banjir. Menurutnya, ketiga persoalan tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Kita fokus pada tiga isu utama yaitu kemacetan, sampah, dan banjir. Bukan berarti yang lain tidak penting, namun karena keterbatasan, Musrenbang kita arahkan untuk menjawab tiga persoalan tersebut,” jelasnya.
Kankan juga menuturkan, usulan masyarakat yang belum dapat terakomodasi dalam Musrenbang masih memiliki peluang melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota legislatif, serta melalui program prioritas Bupati yang selaras dengan 57 aksi pembangunan daerah.
“Tidak semua harus terakomodasi dalam Musrenbang. Di luar itu masih ada belanja program visi-misi Bupati yang juga menyentuh langsung masyarakat. Jadi masyarakat tidak perlu berkecil hati, masih banyak jalur lain yang akan kita perjuangkan selama usulan tersebut benar-benar berasal dari masyarakat dan berdampak langsung,” tegasnya.
Camat Kankan menyampaikan dalam kegiatan tersebut, enam anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Dapil 3 turut hadir dan menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Bojongsoang.
“Musrenbang ini diharapkan menjadi momentum penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya
(Asp).



























