Jembatan Dayeuhkolot Diprotes Warga, KDM: Sudah Dianggarkan, Tinggal Proses Teknis

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:59 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pembangunan Jembatan Dayeuhkolot tetap dilaksanakan setelah muncul kritik warga yang menilai proyek tersebut mangkrak. Kritik disampaikan melalui pemasangan spanduk protes di sekitar lokasi jembatan.

Dalam spanduk itu, warga menuliskan sindiran, di antaranya “Bukan kurang anggaran, tetapi kurang kepedulian” dan “Tahun silih berganti, jembatan mangkrak.”

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Dayeuhkolot merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan telah masuk dalam anggaran tahun ini.

“Jembatan Dayeuhkolot memang kewenangan Pemprov Jawa Barat dan tahun ini sudah dianggarkan untuk dibangun,” ujar KDM melalui akun media sosial resminya, Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, terdapat dua opsi konsep pembangunan. Opsi pertama melanjutkan desain yang sudah ada dengan estimasi anggaran sekitar Rp60 miliar. Namun, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) meminta jembatan ditinggikan untuk menyesuaikan aspek teknis pengendalian banjir.

Permintaan tersebut membuat kebutuhan anggaran meningkat menjadi sekitar Rp100 miliar.

Selain itu, proses pembebasan lahan saat ini masih berlangsung dan menjadi bagian penting dari tahapan pembangunan.
KDM juga mengapresiasi kritik warga sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kritik dari warga dan mohon maaf atas keterlambatan. Pembangunan infrastruktur membutuhkan perencanaan matang, pembebasan lahan, dan pembiayaan terukur, dan semuanya sedang disiapkan,” katanya.

Sumber : @dedimulaydi71

Berita Terkait

Setelah Sosialisasi, Bangunan Liar di Bantaran Citarum Dayeuhkolot Dibongkar
TMMD ke-127 Kodim 0624 Kab Bandung Bangun Jalan Tembus Perbatasan Cianjur di Cipelah
Camat Kankan Taufik Tegaskan Banyak Jalur Aspirasi, Musrenbang Tetap Jadi Aksi Nyata Masyarakat
Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Para Ketua RW Berkolaborasi Atasi Banjir Dayeuhkolot
Camat Baleendah Tinjau Perbaikan 3 Pintu Air Duckbill, Upaya Nyata Tekan Banjir
Renie Rahayu Pastikan Aspirasi Rakyat Tak Berhenti di Janji, Warga Paseh Terima Manfaat Nyata
Kadis PUTR Zeis Zultaqawa: Jasa Konstruksi Bukan Sekadar Bangun Fisik, Tapi Fondasi Ekonomi Daerah
Atasi Banjir di Sempadan Sungai, Pentahelix : Bangunan Liar Harus Ditertibkan

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:05 WIB

Pemdes Jonggol Bangun Budaya Bersih Lewat Korve Rutin Setiap Senin, Rabu dan Jum’at

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:53 WIB

Reses DPRD di Babakan Madang Aspirasi Masyarakat Mengalir,14 program Strategis Siap Dikawal 

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:40 WIB

Marif Yoga Yanda Perdana Terpilih Menjadi Ketua FPTI Kabupaten Indramayu Periode 2026 – 2030

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:37 WIB

TPST Utama Cimahi Selatan Diresmikan, Langkah Nyata Atasi Sampah di Kota Cimahi

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Senin, 9 Februari 2026 - 16:22 WIB

Ketika Kebenaran Harus Dijaga, Pers Tidak Boleh Tunduk

Senin, 9 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kepala UPL PLN Purwakarta Enggan Temui Insan Pers, Jurnalis Kecewa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:58 WIB

Simposium FISIP Unpas: Mahasiswa Diajak Jadi Solusi bagi Masalah Masyarakat

Berita Terbaru