Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025 - 13:43 WIB

503,622 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*GARUT, Satunews.Id* – Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik rencana penambahan rute kereta api Garut–Yogyakarta–Surabaya yang digagas PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Satria Budi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan PT KAI sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat.

Menurut Satria Budi, PT KAI telah melakukan langkah proaktif berupa penyebaran kuesioner kepada masyarakat guna mengukur tingkat kebutuhan dan harapan terhadap layanan kereta api untuk rute Garut-Jawa Tengah.

“PT. KAI akan mencoba menambah rute lagi, Garut-Jawa Tengah, namun sebelum ada rute tersebut PT. KAI sudah menyebar kuisioner ya, untuk memprediksi jumlah harapan masyarakat terkait dengan penggunaan kereta api akan diberlakukan untuk trase Garut-Jawa Tengah,” kata Satri Budi dalam keterangannya di Gedung Pendopo Garut, Jum’at (11/4/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

Dishub Garut sendiri, lanjut Satria, telah melakukan berbagai persiapan menyambut rencana tersebut. Termasuk di antaranya memastikan keamanan lintasan kereta yang menjadi kewenangan daerah serta memasang rambu-rambu keselamatan.

“Untuk persiapan, kami terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI. Alhamdulillah, untuk trase-trase lintasan yang menjadi kewenangan kami, telah kami jaga oleh petugas-petugas kami. Kami juga akan berupaya melaksanakan pemasangan rambu-rambu keselamatan,” tambahnya.

Satria Budi juga mengakui adanya potensi kendala dalam proses reaktivasi jalur baru ini. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa aspek keselamatan dan edukasi kepada masyarakat akan menjadi prioritas. Pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI dan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana aktivasi jalur kereta api ini.

“Tujuannya agar masyarakat mengetahui akan adanya jalur kereta api baru. Selama ini masyarakat hanya mengetahui ada empat lintasan. Dengan adanya tambahan lintasan ini, kami akan terus melakukan sosialisasi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap rencana penambahan rute ini dapat segera terwujud, sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat.

Masyarakat Garut yang ingin memberikan pendapat dan harapan terkait penambahan rute ini dapat mengisi kuesioner dari PT KAI melalui tautan berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSczqCUwW-669SzqxvMgbRwAshdb2AoWRb0ONFDuBuwZC-JlDw/viewform

Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

*Perjalanan Reaktivasi Jalur Keretapi Garut-Cibatu*

Sejak tahun 1983, lintasan kereta api Cibatu-Garut sepanjang 19 kilometer dinonaktifkan. Hingga akhirnya di era Presiden Jokowi melalui Kementerian Perhubungan melakukan reaktivasi jalur kereta api Cibatu – Garut.

Pembangunan Stasiun Garut dan reaktivasi jalur Cibatu-Garut menghabiskan dana Rp 352 miliar,  mencakup pembangunan jalur sepanjang 19 KM dari Garut Cibatu, serta pembangunan tiga stasiun, Garut, Wanaraja dan Pasirjengkol.

Setelah tertunda hampir tiga tahun, Stasiun Garut akhirnya diresmikan pemerintah pada hari Kamis, 24 Maret 2022.

Pembangunan kembali jalur kereta api ini sebagai akses transportasi yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan bermanfaat bagi masyarakat,

Keretapi sebagai transfortasi alternatif yang diminati masyarakat Garut selama angkutan lebaran tahun ini mencapai 119.265 penumpang,katanya

(B Nas)**

Berita Terkait

Hidup Ini Susah
Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:16 WIB

Kepala UPT Sapras Bale Endah, Estapet Lakukan Monitoring dan Perbaikan Drainase

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:35 WIB

Cuaca Ekstrem, Bupati Bandung Minta Warga Waspada Banjir hingga Angin Kencang

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:12 WIB

Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:32 WIB

POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:56 WIB

BBWS Apresiasi Peran Penting Pentahelix dalam Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:52 WIB

Bupati Kang DS, Berikan Piagam dan Reward Terhadap WP Yang Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:19 WIB

Erwan Kusumah Hermawan, Selain Penghargaan ada Reward Buat Kontributor WP

Senin, 26 Januari 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB