Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025 - 13:43 WIB

503,627 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*GARUT, Satunews.Id* – Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik rencana penambahan rute kereta api Garut–Yogyakarta–Surabaya yang digagas PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Satria Budi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan PT KAI sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat.

Menurut Satria Budi, PT KAI telah melakukan langkah proaktif berupa penyebaran kuesioner kepada masyarakat guna mengukur tingkat kebutuhan dan harapan terhadap layanan kereta api untuk rute Garut-Jawa Tengah.

“PT. KAI akan mencoba menambah rute lagi, Garut-Jawa Tengah, namun sebelum ada rute tersebut PT. KAI sudah menyebar kuisioner ya, untuk memprediksi jumlah harapan masyarakat terkait dengan penggunaan kereta api akan diberlakukan untuk trase Garut-Jawa Tengah,” kata Satri Budi dalam keterangannya di Gedung Pendopo Garut, Jum’at (11/4/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

Dishub Garut sendiri, lanjut Satria, telah melakukan berbagai persiapan menyambut rencana tersebut. Termasuk di antaranya memastikan keamanan lintasan kereta yang menjadi kewenangan daerah serta memasang rambu-rambu keselamatan.

“Untuk persiapan, kami terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI. Alhamdulillah, untuk trase-trase lintasan yang menjadi kewenangan kami, telah kami jaga oleh petugas-petugas kami. Kami juga akan berupaya melaksanakan pemasangan rambu-rambu keselamatan,” tambahnya.

Satria Budi juga mengakui adanya potensi kendala dalam proses reaktivasi jalur baru ini. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa aspek keselamatan dan edukasi kepada masyarakat akan menjadi prioritas. Pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI dan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana aktivasi jalur kereta api ini.

“Tujuannya agar masyarakat mengetahui akan adanya jalur kereta api baru. Selama ini masyarakat hanya mengetahui ada empat lintasan. Dengan adanya tambahan lintasan ini, kami akan terus melakukan sosialisasi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap rencana penambahan rute ini dapat segera terwujud, sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat.

Masyarakat Garut yang ingin memberikan pendapat dan harapan terkait penambahan rute ini dapat mengisi kuesioner dari PT KAI melalui tautan berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSczqCUwW-669SzqxvMgbRwAshdb2AoWRb0ONFDuBuwZC-JlDw/viewform

Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

*Perjalanan Reaktivasi Jalur Keretapi Garut-Cibatu*

Sejak tahun 1983, lintasan kereta api Cibatu-Garut sepanjang 19 kilometer dinonaktifkan. Hingga akhirnya di era Presiden Jokowi melalui Kementerian Perhubungan melakukan reaktivasi jalur kereta api Cibatu – Garut.

Pembangunan Stasiun Garut dan reaktivasi jalur Cibatu-Garut menghabiskan dana Rp 352 miliar,  mencakup pembangunan jalur sepanjang 19 KM dari Garut Cibatu, serta pembangunan tiga stasiun, Garut, Wanaraja dan Pasirjengkol.

Setelah tertunda hampir tiga tahun, Stasiun Garut akhirnya diresmikan pemerintah pada hari Kamis, 24 Maret 2022.

Pembangunan kembali jalur kereta api ini sebagai akses transportasi yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan bermanfaat bagi masyarakat,

Keretapi sebagai transfortasi alternatif yang diminati masyarakat Garut selama angkutan lebaran tahun ini mencapai 119.265 penumpang,katanya

(B Nas)**

Berita Terkait

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya
Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik
Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang
Kasus Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Cianjur Disorot, Publik Tunggu Kejelasan Penanganan
Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya
Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas
Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita
KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:20 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Cianjur Disorot, Publik Tunggu Kejelasan Penanganan

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Kamis, 2 April 2026 - 18:42 WIB

Teror Jurnalis di Sumsel, Dugaan Oknum Aparat Kirim Ancaman dan Sebar Data Pribadi

Berita Terbaru