Gen Z Kabupaten Bandung Uji Kapabilitas Calon Bupati, Hanya Dadang Supriatna yang Berani Hadir

- Redaksi

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 21:57 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID 

 

KAB BANDUNG – Generasi Z Kabupaten Bandung menegaskan bahwa memilih pemimpin tidak cukup hanya dengan modal popularitas dan tampang. Mereka menuntut calon Bupati Bandung harus memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni agar masyarakat tidak menyesal di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu terungkap dalam sebuah diskusi “Menguji Kapabilitas Calon Bupati Kabupaten Bandung” yang digagas Galuh Muda. Acara yang digelar di Teras Sentani, Cangkuang, Sabtu (19/10) malam ini menjadi ajang bagi Gen Z untuk menguji kapabilitas para calon Bupati Bandung.

Namun, dari dua calon Bupati yang diundang, hanya Dadang Supriatna yang berani hadir dan bersedia berdiskusi dengan gen Z. Calon Bupati lainnya, Sahrul Gunawan, tidak menampakkan batang hidungnya. Ketidakhadiran Sahrul ini memicu pertanyaan dan kekecewaan di kalangan Gen Z.

“Kami mengundang kedua calon Bupati, baik cabup nomor 1 maupun cabup nomor 2 untuk kita uji kapabilitasnya. Tapi hanya Cabup nomor 2, Pak Dadang Supriatna yang hadir. Sangat disayangkan kembali calon nomor 1 tak datang,” kata host.

Ketidakhadiran Sahrul Gunawan menjadi pertanyaan besar bagi ratusan gen Z yang hadir. Padahal sebelumnya, Sahrul telah menyatakan kesediannya untuk hadir pada acara diskusi bersama gen Z Kabupaten Bandung.

“Kami kecewa karena Pak Sahrul tidak hadir. Padahal, acara ini adalah kesempatan emas bagi para calon Bupati untuk mendengarkan aspirasi dan kritik langsung dari generasi muda,” ujar Amy Noor (18), salah seorang peserta diskusi.

Gadis cantik asal Kecamatan Baleendah itu menyebut acara diskusi itu tadinya merupakan kesempatan bagi gen Z untuk menguji sekaligus untuk membandingkan kapasitas dan kapabilitas kedua calon Bupati Bandung.

Hak senada juga diungkapkan oleh Nauval (20), warga Kecamatan Cangkuang. Ia menyebut karena Sahrul membatalkan kehadirannya secara mendadak setelah calon Bupati Bandung nomor urut 2 Dadang Supriatna juga hadir, ratusan gen Z tampak kecewa karena tidak bisa mengetahui kapasitas dan kapabilitas Sahrul Gunawan.

“Tadinya saya berharap dapat membandingkan kapabilitas kedua calon Bupati sebelum kita memutuskan mau milih siapa. Supaya tidak ibarat membeli kucing dalam karung. Ternyata Pak Sahrul enggak hadir. Apakah takut kalah telak sama Pak DS,” ujar Nauval sambil tersenyum kecil.

“Saya kira calon pemimpin itu tidak cukup modal tampang dan popularitas. Ini bukan kontes mau milih calon artis. Tapi pemimpin itu harus punya kapabilitas mumpuni dan komitmen tinggi untuk menyejahterakan masyarakat,” tambah dia.

Sementara itu, Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS yang menjadi satu-satunya calon Bupati yang bersedia hadir, disambut positif oleh Gen Z. Mereka menilai Dadang Supriatna memiliki kapasitas dan kapabilitas yang dibutuhkan untuk memimpin Kabupaten Bandung.

“Pak Dadang Supriatna menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan anak muda, terutama milenial dan Gen Z. Beliau bersedia mendengarkan aspirasi kami dan memberikan jawaban dan solusi yang konkret,” ujar Mutia (20), peserta diskusi lainnya.

Mutia yang berasal dari Kecamatan Pameungpeuk mengaku sangat bersyukur dapat hadir pada acara diskusi yang menarik tersebut. Pasalnya, ia yang awalnya tidak mengenal kedua pasangan calon Bupati, kini telah memiliki gambaran siapa calon Bupati yang akan dipilihnya.

“Kami ingin pemimpin yang benar-benar mengerti dan peduli terhadap aspirasi generasi muda. Pemimpin yang punya kapabilitas, bukan cuma sekedar modal popularitas dan banyak gaya,” tegas Rian, salah satu peserta diskusi lainnya.

Para gen Z yang ditanya awak media rata-rata berharap, calon Bupati yang terpilih kelak dapat menjawab tantangan dan harapan generasi muda, serta membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik dan sejahtera.

Pada kesempatan itu, Cabup nomor urut 2 Dadang Supriatna menyambut antusias pertanyaan-pertanyaan kritis dari para pemuda dan gen Z yang hadir. Ia dengan sabar dan terbuka menjawab berbagai pertanyaan terkait program dan visi misi untuk membangun Kabupaten Bandung.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Gen Z Kabupaten Bandung. Diskusi ini menjadi bukti bahwa mereka peduli dengan masa depan daerah dan berani menanyakan langsung kepada calon pemimpinnya,” ujar Dadang Supriatna seraya disambut tepuk tangan hadirin.

Kehadiran Dadang Supriatna di acara diskusi ini semakin menguatkan citranya sebagai pemimpin yang egaliter, responsif dan peduli terhadap aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Saya sebenarnya hari ini lumayan lelah karena tadi saya kampanye di 10 titik. Tapi saya sengaja ingin menghadiri undangan temen-temen gen Z yang luar biasa ini. Seketika capek saya juga hilang dan malah bersemangat ngobrol sama gen Z,” ujar Kang DS sambil tersenyum lebar.

Kang DS juga sempat memberikan motivasi dan tips sukses bagi ratusan gen Z yang hadir yaitu keberanian, kejujuran dan tanggung jawab. Cabup yang didampingi Ali Syakieb itu juga meminta agar generasi muda memiliki cita-cita setinggi langit dan berusaha sekuat tenaga mewujudkannya. (**)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga
Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek
Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi
Wabup Subang Hadiri Rakor Sampah Jabar, Target 120 Mesin Pengolah untuk 600 Ton Sampah Per Hari
Bupati Garut Ingatkan: Jangan Jadikan Event Alasan Bertindak Tak Pantas
Pameran “AUM di Tengah Realitas Hybrid” Hadirkan Spiritualitas Bali di Ruang Seni Bandung

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:14 WIB

Komisi V DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Sekolah Maung Di Majalengka

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:05 WIB

Komisi V DPRD Jabar Dukung Program Sekolah Lansia Perempuan Nyaah Ka Indung

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:43 WIB

Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:13 WIB

Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:54 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:51 WIB

Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08 WIB

Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:12 WIB

Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru

Jawa Barat

Komisi V DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Sekolah Maung Di Majalengka

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:14 WIB