Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satunews.id 

Soreang — Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M, Pemerintah Kabupaten Bandung mengambil langkah tegas dengan menggelar razia minuman keras (miras) secara besar-besaran. Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Bale Bandung, bergerak serentak untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Yustisial terkait peredaran miras di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Mochammad Usman, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya menciptakan suasana kondusif dan menjaga kesucian bulan Ramadan. “Kami ingin memastikan bahwa Kabupaten Bandung bebas dari miras, narkoba, dan prostitusi. Razia ini adalah langkah awal, dan kami akan terus meningkatkan intensitasnya, terutama di lokasi-lokasi yang terindikasi sebagai tempat peredaran miras,” ujarnya, Kamis (27/2/2025).

Hasil dari razia tersebut menunjukkan keseriusan tim gabungan dalam memberantas peredaran miras. Ratusan botol miras berbagai merek berhasil disita dan akan segera dimusnahkan. Selain itu, para pelanggar juga langsung menjalani sidang yustisi di Pengadilan Negeri Bale Bandung, dengan dihadiri oleh pihak Kejaksaan Negeri Bandung.

“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi para pelaku peredaran miras. Selain merusak generasi muda, miras juga sering menjadi pemicu tindak kriminal dan gangguan ketertiban masyarakat,” tegas Usman.

Tidak hanya miras, Satpol PP Kabupaten Bandung juga menargetkan pemberantasan prostitusi. Dalam waktu dekat, tim gabungan akan bekerja sama dengan Dinas Sosial, Kepolisian, TNI, dan stakeholder terkait lainnya untuk melakukan penertiban di lokasi-lokasi yang terindikasi sebagai tempat prostitusi.

“Kami menyadari bahwa pemberantasan penyakit masyarakat ini membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung upaya ini demi menciptakan Kabupaten Bandung yang aman, nyaman, dan bermartabat,” pungkas Usman. (**)

Berita Terkait

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta
Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi
IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi
Kata Melly Guslaw: “Turunin ke hidup sehari-hari. Itu baru karakter bangsa.” Setuju? 
Budayawan Bogor Bersatu: Teh Mela Pimpin Panitia Halal Bihalal di Kebun Raya

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

Bisa Salah dan Bisa Benar

Kamis, 16 April 2026 - 17:01 WIB

Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:14 WIB

Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta

Rabu, 15 April 2026 - 17:14 WIB

Bupati OKU dan BPR Baturaja Borong Tiga Penghargaan Bergengsi di TOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Sorotan Anggaran Publikasi Kemensos, Transparansi Kerja Sama Media Dipertanyakan

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru

Artikel

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:15 WIB

Artikel

Bisa Salah dan Bisa Benar

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:07 WIB