DP2KBP3A Laksanakan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Bandung

- Redaksi

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:35 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG // satunew.id –Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung melaksanakan rembug stunting tingkat Kabupaten Bandung yang diselenggarakan di Hotel Grand Sunsine Soreang, Rabu 29 Mei 2024.

Acara tersebut dihadiri Aspemkesra Kabupaten Bandung, Ketua Harian TPPS, Kepala Bapperida, Sekertaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jabar, Camat dan tamu undangan lainnya

Dalam sambutanya Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Harian Kabupaten Bandung, Hj. Ema Deti Permana Wati, menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang terlibat dalam upaya ini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan stunting sejak dini. Pihaknya sangat menghargai kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat.

“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah masa depan generasi kita. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk menekan angka stunting di Kabupaten Bandung,” katanya.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana mewakili yang diwakili Kepala DP2KBP3A HM.Hairun menyampaikan Rembug stunting itu salah satu bagian daripada komparasi penangan stunting di Republik Indonesia atau Rencana aksi Nasional dalam penanganan stunting.

“Rembug itu artinya kita bahwa stunting itu merupakan masalah nasional yang tentu masalah daerah sementara di masing – masing daerah stunting itu beda – beda, termasuk Bandung bisa beda dengan yang lainnya karena yang pertama pengaruh kependudukan budaya dan lain – lain,” katanya

HM.Hairun (kanan) didampingi Yoga (kiri)

Untuk itu, kata Hairun, permasalah stunting tidak hanya diselesaikan oleh dinas tertentu. Tetapi harus digarap secara komperhensif kolaborasi karena penanganan stunting tidak bisa dilihat dari aspek gizi, makanan tumbuh kembang tetapi bagaimana yang sensitif berpengaruh terhadap lingkungan.

“Keluarga dan anak balita juga harus diperhatikan misalkan lingkungannya, rumah tidak layak huni, air bersih, itu salah satu penyebab terjadinya stunting. Oleh karena itu, kita dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Bandung harus rembug mencarikan solusi,” katanya

Perintah Kabupaten Bandung juga Bapak Bupati sangat fokus juga terhadap masalah stunting.

“Sekarang kita beberapa Pentahelix sudah bekerjasama dengan Indomart, Alfamart, Indo Food, star Indonesia, Indonesia Power semua itu bergabung membantu masyarakat tingkat desa untuk penurunan penanganan stunting, baik itu bantuan berupa makanan, sarana prasarana masyarakat untuk ibu hamil dan anak balita, Pentahelix kita sudah berjalan tinggal kita bagaimana memaksimalkan dengan mereka,” tutup Kadis DP2KBP3A HM Hairun ( Asp )

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Fokus Penguatan Ekonomi Desa
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
345 Petugas Kebersihan Disiaagakan Pemkot Bandung untuk Kirab Mahkota Binokasih

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:27 WIB

Banjir Terus Berulang, Warga Cikaret Harapan Jaya Desak Bupati Bogor Turun Langsung Tinjau Lokasi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:23 WIB

Pengantin Pria Ditangkap Usai Akad Nikah, Istri Cantik Gagal Malam Pertama Gegara Kasus Curanmor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:16 WIB

Euforia Kemenangan Persib Diwarnai Insiden, 19 Kecelakaan dan Satu Kasus Pembacokan Terjadi di Bandung

Senin, 18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Terima Kunjungan CPIU, CPMU dan Tim Bank Dunia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:51 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Sentimen Konflik Global dan Ketidakpastian AS-Iran Picu Pelemahan

Senin, 18 Mei 2026 - 13:30 WIB

Oknum Suporter PSM Diduga Tendang Pemain Persib Usai Maung Bandung Menang Dramatis 2-1 di Parepare

Senin, 18 Mei 2026 - 13:13 WIB

Persib Bandung Bungkam PSM Makassar, Euforia Nobar Bobotoh Pecah di Berbagai Daerah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Berita Terbaru