Pemerintah Kabupaten Bandung Serius Tangani Stunting

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 28 Mei 2024 - 04:46 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANDUNG // satunews.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung membentuk Tim Pendampingan Keluarga (TPK) di setiap tingkatan wilayah, baik tingkat kabupaten, maupun kecamatan dan desa.

Hal itu dimaksudkan dalam rangka penguatan peran TP PKK untuk berpartisipasi pada program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) BKKBN dan percepatan penurunan angka stunting.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Pendamping Keluarga ini antara lain terdiri dari bidan, Kader TP-PKK melalui Kelompok Dasa Wisma, dan Kader KB Desa yang melaksanakan pendampingan melalui serangkaian kegiatan,” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Dadang Supriatna, saat membuka Rakerda Program Bangga Kencana Kabupaten Bandung, di Grand Pasundan Bandung, Senin (27/5/2024).

Menurut Emma, kegiatan yang dilakukan TPK di tiap tingkatan itu meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi bantuan sosial.

“Selain itu juga ada surveilans atau pengawasan untuk mendeteksi dini faktor resiko stunting, dengan sasaran pendampingan antara lain para calon pengantin (catin) dan calon pasangan subur (PUS), ibu hamil, ibu pascasalin dan balita,” kata Emma.

Secara umum, sambung Bunda Bedas, TPK ini bertugas melakukan pendampingan kepada keluarga dengan cara mengidentifikasi faktor risiko stunting dan melakukan pelayanan komunikasi, informasi, edukasi, dan kesehatan.

“Tentu saja TP PKK tidak bisa bekerja sendirian. Selain sebagai mitra utama BKKBN, TP PKK juga memerlukan kolaborasi dengan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan mitra kerja dari kalangan swasta yang bisa menjadi Bapak Asuh Stunting dalam melaksanakan program intervensi terhadap sasaran pendampingan,” tegasnya.

Terlebih lagi, kata Emma, pada 2024 Pemkab Bandung menargetkan angka prevalensi stuntig mencapai 17,81% dari target nasional 14%, atau turun dari tahun 2023 yang besarnya mencapai 22,33%.

Menyadari stunting memiliki potensi sebagai
ancaman dalam mewujudkan generasi berkualitas, Sekertaris Daerah (Sekda) Cakra Amiyana mengatakan diperlukan berbagai inovasi, sistem pemantauan dan evaluasi terpadu dari semua program prioritas dalam upaya menanggulanginya.

“Selain itu dibutuhkan juga dukungan dari seluruh komponen pembangunan, dan penguatan sumber daya manusia dalam mengimplementasikan sebagai program bangga kencana dari mulai lingkungan terkecil,” ungkapnya. ( **)

Berita Terkait

Hidup Ini Susah
Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:16 WIB

Kepala UPT Sapras Bale Endah, Estapet Lakukan Monitoring dan Perbaikan Drainase

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:35 WIB

Cuaca Ekstrem, Bupati Bandung Minta Warga Waspada Banjir hingga Angin Kencang

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:12 WIB

Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:32 WIB

POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:56 WIB

BBWS Apresiasi Peran Penting Pentahelix dalam Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:52 WIB

Bupati Kang DS, Berikan Piagam dan Reward Terhadap WP Yang Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:19 WIB

Erwan Kusumah Hermawan, Selain Penghargaan ada Reward Buat Kontributor WP

Senin, 26 Januari 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB