Simak! Penjelasan Kepala Dinas Pertanian Soal Tata Cara Pembelian Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bandung

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 08:31 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

KAB. BANDUNG,|| Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ir. Ina Dewi Kania berikan penjelasannya rincian mengenai pupuk bersubsidi yang disalurkan pemerintah. Hal tersebut disampaikan usai kegiatan sosialisasi dan Bimtek Tata Cara penyaluran pupuk bersubsidi di RM Pawon Bu Sri 3 Soreang. Rabu (17/9/2025).

Sudah banyak kemudahan yang diberikan oleh pemerintah terkait dengan bagaimana penebusan pembelian pupuk bersubsidi oleh para petani salah satunya adalah petani harus berkelompok, harus ada daptar penyuluhan pertanian kita di Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN),” terang Ina

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, imbuhnya harus mengisi e- RD KK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok
untuk hal – hal tersebut itu sudah dibantu juga oleh temen – temen penyuluh dilapangan.

“Jadi kalau semisalnya sampai saat ini yang tadi disampaikan terkait kesulitan, sebetulnya itu tinggal datang saja ke penyuluh ke petugas kita, petugas kita sudah hampir tersebar tiap desa ada. Atau misalnya datang ke kecamatan serta ke balai penyuluh pertanian kita kantor nya juga ada, sehingga tidak ada lagi kata bahwa petani sulit untuk membeli pupuk,” bebernya

Tadi itu, kuncinya kalau sudah terdaftar bukan berarti gratis, tapi mereka (petani) sudah ada dan apa kuotanya, kata Ina, tinggal mungkin mereka membeli sesuai dengan yang sudah tercantum didalam e-RD KK.

Untuk itu juga, imbuh Ina, pembelian nya tidak harus full sesuai dengan yang tercatat.
Tapi bisa apa yang petani tanam misalkan petani hanya butuh 200 kilo tinggal beli saja dulu 200 kilo dan nanti untuk Kouta berikutnya untuk di pertanaman selanjutnya.

” Karena si e-RD KK dihitungnya pertahun perdua musim tanam,” terang Ina

Selain itu, Ina Dewi Kania juga menekankan pentingnya penggunaan pupuk organik, terutama pupuk cair organik.Menurutnya, pupuk organik berperan penting dalam menyeimbangkan kondisi tanah agar tetap stabil dan sehat.

“Pupuk organik berfungsi untuk menetralkan tanah, sehingga pada musim kemarau, tanah tidak mengeras dan tetap gembur,” jelasnya.

Ina Dewi Kania mengimbau para petani untuk tidak menggunakan pupuk kimia secara berlebihan.

“Penggunaan pupuk kimia harus diimbangi dengan penggunaan pupuk organik buatan Indonesia, karena pupuk organik ini juga mendapatkan subsidi dari pemerintah,” pungkasnya.

(Asp)

Berita Terkait

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum
Om Zein Minta OPD Segera Laksanakan Kegiatan Pembangunan Infrastruktur di Awal Tahun

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:16 WIB

Kepala UPT Sapras Bale Endah, Estapet Lakukan Monitoring dan Perbaikan Drainase

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:35 WIB

Cuaca Ekstrem, Bupati Bandung Minta Warga Waspada Banjir hingga Angin Kencang

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:12 WIB

Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:32 WIB

POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:56 WIB

BBWS Apresiasi Peran Penting Pentahelix dalam Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:52 WIB

Bupati Kang DS, Berikan Piagam dan Reward Terhadap WP Yang Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:19 WIB

Erwan Kusumah Hermawan, Selain Penghargaan ada Reward Buat Kontributor WP

Senin, 26 Januari 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB