PBI Cirebon Resmi Dikukuhkan, Siap Gaungkan Kebaya sebagai Identitas Budaya

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:15 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption :
PBI Cirebon Resmi Dikukuhkan, Siap Gaungkan Kebaya sebagai Identitas Budaya, Selasa (25/02-2025)

Caption : PBI Cirebon Resmi Dikukuhkan, Siap Gaungkan Kebaya sebagai Identitas Budaya, Selasa (25/02-2025)

SATUNEWS.ID, CIREBON – Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Cirebon kini resmi berdiri untuk periode 2025–2028, menambah daftar cabang ke-19 di dalam negeri. Kehadiran PBI Cirebon diharapkan mampu memperkuat gerakan pelestarian kebaya sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia yang tak lekang oleh waktu.

Acara pengukuhan ini berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmati, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani, serta para aktivis dan pegiat budaya yang berkomitmen menjaga eksistensi kebaya di tengah arus modernisasi.

Caption :
Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) lakukan Swafoto Usai Pengukuhan, Selasa (25/02-2025)

Ketua PBI Pusat, Rahmi Hidayati, mengungkapkan bahwa gerakan ini lahir dari kecintaannya dan rekan-rekan terhadap kebaya, yang dulu begitu akrab dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya masih ingat saat pertama kali ke Yogyakarta tahun 1987, perempuan berkebaya masih banyak dijumpai di Pasar Beringharjo. Kini, pemandangan itu semakin langka. Karena itu, kami bertekad untuk menghidupkan kembali tradisi ini. Bahkan, sekarang sudah ada Hari Kebaya Nasional yang ditetapkan setiap 24 Juli,” ujarnya pada Selasa (25/2-2025).

Upaya ini pun tak hanya sebatas gerakan sosial, tetapi juga langkah konkret di tingkat internasional. Rahmi menegaskan bahwa kebaya telah didaftarkan sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO, dengan harapan semakin diakui dan dilestarikan secara global.

Menyadari pentingnya regenerasi budaya, PBI menggencarkan program edukatif bertajuk “Kebaya Goes to School,” “Kebaya Goes to Campus,” dan “Kebaya Goes to Office”.

Program ini bertujuan mengenalkan kebaya kepada anak muda agar mereka tak menganggapnya sebagai pakaian kuno, tetapi sebagai bagian dari identitas yang fleksibel dan bisa dikreasikan sesuai gaya masing-masing.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmati, yang juga menjadi Dewan Pembina PBI Cirebon, menegaskan dukungannya terhadap gerakan ini. Ia menekankan perlunya sinergi antara komunitas dan pemerintah dalam menjaga budaya di era modern.

“Pelestarian kebaya harus dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah siap berkolaborasi dengan PBI untuk menjadikan kebaya sebagai simbol identitas Kota Cirebon, yang kaya akan sejarah dan budaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua PBI Cirebon, Garnis Mutiara Savira, optimis bahwa kebaya bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan usia atau status sosial.

“Kebaya bukan hanya untuk acara formal atau kalangan tertentu. Kami ingin memperkenalkan kebaya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang tetap stylish dan relevan dengan zaman,” ungkapnya.

Dengan hadirnya PBI Cirebon, harapannya kebaya semakin dikenal luas dan diapresiasi sebagai simbol budaya Indonesia yang tak hanya indah, tetapi juga sarat makna. (**)

Berita Terkait

Pengangkatan Jeneng Makom Syaikh Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati Cirebon, DiBangsal Djinem Keraton Kanoman
Imigrasi Cirebon Tegaskan Dukung Proses Hukum Terkait Pegawai yang Terlibat Kasus Penggelapan
Dukung Budaya Lokal, Herman Khaeron Raih Penghargaan dari Sanggar Seni Sekar Pandan Cirebon
Dorong UMKM Naik Kelas! OJK Cirebon Gencarkan Edukasi Keuangan Syariah di Festival Ramadan
Demokrat Cirebon Tebar Kebaikan: Ratusan Takjil Dibagikan ke Warga dan Pengendara
Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan Ramadan, Kapolri Pantau Langsung via Zoom
Kapolres Cirebon Kota Pimpin Apel di Rutan: Bangun Sinergi, Jaga Keamanan, dan Ciptakan Tradisi Positif
Jelang Ramadhan, Kapolres Cirebon Kota Bersama DKUKMPP Pastikan Stok dan Harga Kepokmas Aman

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:21 WIB

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:04 WIB

Hidup Ini Susah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:10 WIB

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:15 WIB

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:02 WIB

Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:26 WIB

Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:28 WIB

Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB