Ravelware Technology: Satu-Satunya Startup Deep Tech Indonesia di Top-100 Entrepreneurship World Cup 2024

- Redaksi

Sabtu, 30 November 2024 - 07:19 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

*Jakarta* – Dunia inovasi teknologi Indonesia mencatatkan sejarah baru dengan PT Ravelware Technology Indonesia yang berhasil menjadi satu-satunya startup deep technology Indonesia yang menembus Top-100 dalam ajang *Entrepreneurship World Cup* (EWC) 2024. Diikuti oleh lebih dari 16.400 startup dari 151 negara, EWC adalah kompetisi tahunan terbesar yang mencakup berbagai kategori inovasi teknologi. Ravelware, yang mewakili Indonesia dengan kebanggaan, mengibarkan bendera Merah Putih di ajang puncak pitch competition di Riyadh, Arab Saudi, pada 5-9 November 2024.

**Inovasi Deep Technology untuk Indonesia yang Mandiri**

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ravelware dimulai pada tahun 2016 dengan visi besar untuk menciptakan kemandirian teknologi Indonesia, dimulai dari solusi otomatisasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk sektor manufaktur. Kini, dengan dukungan riset dan pengembangan internal yang kuat, Ravelware berkembang menjadi perusahaan deep tech yang menggabungkan kemampuan hardware, software, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi nanomaterial, seperti graphene, untuk memberikan solusi Industry 4.0 yang efisien dan berkelanjutan.

**Menjadi Pemimpin Teknologi dalam Industri 4.0**

Dengan produk andalannya, Intelligent Monitoring System (IMS), Ravelware telah membantu lebih dari 60 perusahaan besar Indonesia dalam digitalisasi dan otomatisasi industri. IMS yang menggabungkan RFID, sensor, dan AI mampu memberikan analisis prediktif dan real-time untuk berbagai sistem industri, termasuk manajemen gudang, pemantauan lini produksi, dan manajemen energi.

**Kembangkan Teknologi Graphene untuk Masa Depan Hijau**

Salah satu pencapaian terbesar Ravelware adalah pengembangan teknologi graphene yang ramah lingkungan. Ravelware memproduksi graphene pertama di Indonesia menggunakan bahan baku sampah plastik dan batok kelapa, dengan metode yang lebih cepat 30% dibandingkan metode konvensional. Graphene ini memiliki potensi besar untuk digunakan dalam berbagai industri, seperti cat fungsional, material komposit, dan sensor.

**Misi Kemandirian Teknologi Indonesia**

Dengan visi untuk membawa Indonesia menuju kemandirian teknologi, Ravelware terus berinovasi untuk mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, mengenai potensi deep technology dan IoT. CEO dan Founder Ravelware, Randy Budi Wicaksono, menyatakan bahwa keberhasilan di EWC 2024 hanya merupakan awal dari perjalanan besar perusahaan ini.

“Dengan dukungan masyarakat dan kolaborasi yang terus berlanjut, Ravelware akan terus berinovasi, membawa dampak positif tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga dunia,” ungkapnya.

(Megy/SR)**

Berita Terkait

Hidup Ini Susah
Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:16 WIB

Kepala UPT Sapras Bale Endah, Estapet Lakukan Monitoring dan Perbaikan Drainase

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:35 WIB

Cuaca Ekstrem, Bupati Bandung Minta Warga Waspada Banjir hingga Angin Kencang

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:12 WIB

Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:32 WIB

POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:56 WIB

BBWS Apresiasi Peran Penting Pentahelix dalam Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:52 WIB

Bupati Kang DS, Berikan Piagam dan Reward Terhadap WP Yang Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:19 WIB

Erwan Kusumah Hermawan, Selain Penghargaan ada Reward Buat Kontributor WP

Senin, 26 Januari 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB