Kang DS Minta Jangan Sampai Ada Warga yang Tidak Tersentuh Bantuan

- Redaksi

Kamis, 19 September 2024 - 15:49 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id // KAB BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memastikan kebutuhan para pengungsi gempa Kertasari terpenuhi. Terutama untuk kebutuhan makanan, air minum, obat-obatan, selimut, hingga kebutuhan bayi dan perempuan.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menegaskan tidak ingin mendengar ada warga yang tidak kebagian makanan. Oleh karena itu, Bupati Dadang Supriatna sengaja menginap bersama para pengungsi Kertasari untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.

“Saya sudah instruksikan kepada seluruh jajaran untuk memastikan tidak ada pengungsi yang kekurangan makanan, air minum, obat-obatan, selimut, hingga kebutuhan bayi dan perempuan. Apalagi kita sudah luncurkan anggaran tanggap darurat,” ujar Bupati Dadang Supriatna saat meninjau lokasi terdampak di Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kamis (19/9/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah pada hari pertama fokus pada proses evakuasi dan penyelamatan masyarakat terdampak gempa, Bupati Dadang Supriatna kembali bergerak cepat dengan menyiapkan dapur umum di setiap desa.

Hal ini dilakukan untuk menjamin pendistribusian bantuan lebih merata dan tidak ada yang terlewat atau tidak tersentuh bantuan. Bupati yang akrab disapa Kang DS ini bahkan turun langsung untuk menyaksikan proses penyiapan makanan untuk para pengungsi.

Kang DS sempat menyapa dan memberikan arahan kepada tim dapur umum yang tengah menyiapkan makanan untuk para pengungsi. Ia juga mengaku gembira karena memperoleh bantuan mobil dapur umum dari institusi TNI AD.

“Dapur umum ini akan membantu mempermudah pendistribusian bantuan makanan kepada para pengungsi. Saya sudah membagi tim dan disebar ke tiap desa. Jangan sampai ada warga yang tidak makan dan kebutuhan lainnya harus terpenuhi,” ungkap Kang DS.

Sejak Rabu (18/9/2024) sore, lanjut Bupati Dadang Supriatna, pihaknya mengambil langkah-langkah taktis guna mengantisipasi adanya warga yang tidak memperoleh bantuan terutama makanan. Terlebih, ketika itu dapur umum belum disiapkan.

“Alhamdulillah, bantuan makanan untuk para korban gempa di Kertasari dari kemarin tercukupi. Kami kemarin beli nasi di seluruh tempat makan yang ada karana urusan perut ini tidak bisa ditunda-tunda besok. Kami bagikan langsung ke para pengungsi,” ungkapnya.

Selain itu, Dadang Supriatna juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk melakukan assesment atau pendataan terhadap rumah warga dan bangunan lainnya yang terdampak gempa secara akurat.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga pukul 13.00 WIB, jumlah rumah dan bangunan yang rusak di enam desa Kecamatan Kertasari mencapai 5.413 unit dengan kategori rusak berat, sedang dan rusak ringan.

Bupati yang juga Ketua DPC PKB itu menyebut pihaknya akan menerjunkan tim khusus yang terdiri dari tim Dinas PUPR, Disperkimtan, dan BNPB untuk melakukan verifikasi lapangan.

“Nanti data sementara rumah rusak terdampak gempa ini akan dicek secara fisik ke lapangan untuk menentukan apakah masuk kategori rusak berat, rusak sedang atau hanya rusak ringan,” jelasnya.

Ia berharap para pengungsi khususnya warga yang rumahnya mengalami rusak berat dapat bersabar menunggu proses assesment. Kang DS memastikan bagi rumah yang rusak berat, sedang dan rusak ringan akan kembali dibangun oleh Pemkab Bandung dan BNPB.

“Yang terpenting saat ini, kami utamakan agar kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi. Jika assesment sudah beres, rumah warga dan bangunan yang rusak akan kami langsung eksekusi. Mohon bersabar,” kata Kang DS. (**)

Berita Terkait

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum
Om Zein Minta OPD Segera Laksanakan Kegiatan Pembangunan Infrastruktur di Awal Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:54 WIB

Catat Prestasi Tata Kelola, Pemkab Bandung Raih Nilai SPIP dan MRI Tertinggi se-Jabar

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:12 WIB

Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:32 WIB

POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:56 WIB

BBWS Apresiasi Peran Penting Pentahelix dalam Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:52 WIB

Bupati Kang DS, Berikan Piagam dan Reward Terhadap WP Yang Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:19 WIB

Erwan Kusumah Hermawan, Selain Penghargaan ada Reward Buat Kontributor WP

Senin, 26 Januari 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!

Senin, 26 Januari 2026 - 10:23 WIB

DALDUKPPA Hadir di Program Bunga Desa Banjarasari, Dekatkan Layanan KB dan Perlindungan Keluarga

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB