Bupati Dadang Supriatna Sebut Tujuan Pemerintah Ingin Mensejahterakan Masyarakat

- Redaksi

Selasa, 20 Agustus 2024 - 11:59 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id // KAB. BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali hadir pada kegiatan rutin Rembug Bedas ke-150 di Desa Santosa Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Selasa (20/8/2024). Kawasan Desa Santosa merupakan sebuah desa wisata yang ada di pelosok selatan Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung hadir di tengah-tengah masyarakat. Demikian pula jajaran Forkopimcam Kertasari, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antara warga pun turut menyampaikan curhatannya atau aspirasi kepada Bupati Bandung. Bupati langsung merespon dan memberikan solusi.

Ada pula yang mengungkapkan terima kasih atas 13 program prioritas Bupati Bandung yang sudah diterima dan bermanfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedekatan Kang DS, sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini sangat terasa disaat ia menyapa sejumlah unsur yang hadir di Desa Santosa tersebut. Mulai dari para ketua RT, RW, Linmas, unsur pemerintah desa, LPMD, BPD, PKK, Pos KB, Posyandu, petani, para pemuda dan pihak lainnya. Pelaksanaan Rembug Bedas itu bagian dari ajang sono Kang DS dengan masyarakat yang ada di pelosok desa.

Kang DS pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir atas peran aktifnya dalam peningkatan pembangunan di Kabupaten Bandung dalam upaya mewujudkan Bandung BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera).

Bupati Bedas mengatakan pelaksanaan Rembug Bedas itu sengaja dilaksanakan, untuk menindaklanjuti kebiasaan dirinya berkunjung ke masyarakat saat menjadi kepala desa. Mulai dari pelaksanaan Jumat Keliling, Tarawih Keliling, dan kegiatan lainnya.

“Rembug Bedas ini dalam rangka riuangan sareng masyarakat Kabupaten Bandung Bedas dina raraga ngarakeutkeun tali silaturahmi ngawangun partisipasi dan ngaguar aspirasi jeung mere solusi pikeun ngaronjatkeun pangwangunan ekonomi Kabupaten Bandung Bedas,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kang DS mengungkapkan tiga muatan lokal (mulok) untuk para siswa di sekolah, yaitu Pendidikan Pancasila dan UUD 1945, Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda serta Belajar Mengaji dan Menghafal Al-Quran.

“Tiga muatan lokal itu untuk meningkatkan kualitas akhlak dan moral generasi penerus bangsa. Ingin membentuk anak-anak kita berkarakter dan berakhlakul karimah untuk kabagjaan dunia dan akhirat,” harapnya.

Di hadapan ratusan masyarakat yang hadir, Kang DS sudah bisa membuktikan program insentif guru ngaji, pinjaman dana bergulir dan kartu tani. Ia juga mengungkapkan APBD Kabupaten Bandung semula Rp 4,6 triliun naik menjadi Rp 7,51 triliun.

“Itu dalam waktu tiga tahun. Hampir Rp 3 triliun kenaikannya,” ucapnya sambil menyebutkan bahwa Pemkab Bandung sudah menerima 357 penghargaan sampai hari ini.

Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Bandung salah satu kabupaten/kota percontohan anti korupsi dari KPK RI. Kabupaten Bandung masuk nominasi tiga besar.

Bupati berharap masyarakat Kabupaten Bandung sejahtera, sehingga terus mendorong warga yang masih menganggur untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pemkab Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan sudah mempersiapkan tempat pelatihan pertanian, peternakan, las, bengkel, tata boga, tata bahasa, baik bahasa Jepang, bahasa Korea, semuanya sudah dipersiapkan,” katanya.

Usai mengikuti pelatihan, lanjutnya, Pemkab Bandung sudah menyiapkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Kenapa program ini diluncurkan, kami tidak mau masyarakat Kabupaten Bandung terjebak bank emok dan pinjaman online (pinjol). Bank emok merusak moral masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung mengungkapkan bahwa dengan anggaran Rp 70 miliar itu bisa dimanfaatkan warga, khususnya di Desa Santosa untuk pengembangan modal usaha pariwisata dan usaha lainnya.

“Tujuan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.

Kang DS pun turut menjelaskan peningkatan infrastruktur jalan dengan cara dicor dari Pangalengan ke Kertasari, selama dirinya menjadi Bupati Bandung.

“Pembangunan jalan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata mantan Anggota DPRD Jabar ini.

Ia berharap kepada banyak pihak untuk menanam tanaman keras di sekitar pinggir lahan pertanian sayuran. Karena melihat kondisi lahan di Kertasari terlihat gundul.

“Kami berharap masyarakat Kertasari kompak,” katanya.

Bupati mensosialisasikan ada 48 desa se-Kabupaten Bandung yang menerima dana bagi hasil dari bonus panas bumi, berdasarkan zonasi. Di antaranya Desa Santosa, juga menerima dana bagi hasil dari panas bumi Darajat.**

Berita Terkait

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026
Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum
Om Zein Minta OPD Segera Laksanakan Kegiatan Pembangunan Infrastruktur di Awal Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:54 WIB

Catat Prestasi Tata Kelola, Pemkab Bandung Raih Nilai SPIP dan MRI Tertinggi se-Jabar

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:12 WIB

Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:32 WIB

POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:56 WIB

BBWS Apresiasi Peran Penting Pentahelix dalam Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:52 WIB

Bupati Kang DS, Berikan Piagam dan Reward Terhadap WP Yang Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:19 WIB

Erwan Kusumah Hermawan, Selain Penghargaan ada Reward Buat Kontributor WP

Senin, 26 Januari 2026 - 19:10 WIB

Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!

Senin, 26 Januari 2026 - 10:23 WIB

DALDUKPPA Hadir di Program Bunga Desa Banjarasari, Dekatkan Layanan KB dan Perlindungan Keluarga

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB