Patut di Duga Dana CSR Dijadikan Kedok Oknum PWI Pusat untuk UKW di Provinsi Seluruh Indonesia

- Redaksi

Minggu, 7 April 2024 - 01:31 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik, R.  Wempy Syamkarya

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik, R. Wempy Syamkarya

Ditulis oleh : R. WEMPY SYAMKARYA

Satunews.id, Bandung//Informasi yang cukup sentral, dalam waktu dekat ini terjadi manipulasi data yg ditujukan para penggiat jurnalis untuk program UKW/Uji Kompentesi Wartawan yang dilakukan oknum PWI Pusat hingga milyaran rupiah.

Realitasnya para jurnalis/wartawan hanya mendengar kabar hal tersebut yang sedang berkembang dI publik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Pengamat Kebijakan Publik melihatnya, sangat prihatin mendengar kabar yang dilakukan oknum PWI Pusat. Organisasi sangat senior dan kita hormati marwah PWI. Hal ini patut di luruskan dan di verifikasi lebih dalam agar citra PWI jangan sampai rusak gara-gara program UKW yang belum tentu kejelasan di jalankan tidaknya.

Ini menjadi preseden buruk bila ini betul-betul terjadi, dan secepatya di tanggapi pihak otoritas kebijakan PWI pusat.

Menurut sepemahaman, dana hasil CSR dari para perusahaan-perusahaan yang ada di seluruh indonesia itu, di wajibkan berkontribusi dari hasil usahanya dan di berikan pada daerah dari perusahaan tersebut berdiri.

Masyarakat melalui pemerintahan setempat merekomendasikan mana-mana daerah yang mendapatkan sumbangan dana CSR tersebut.

Baik digunakan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, dan masyarakat yang belum beruntung dalam berkehidupan nya.

Semakin luas jangkauan wilayah nya Semakin besar anggaran yang di terima nya. Apalagi sekelas PWI Pusat untuk mendanai program UKW uji kompentesi wartawan provinsi-provinsi di indonesia jelas budgeting sangat cukup besar.

Pertanyaannya, kalau ini betul-betul di terima dan di jalankan para wartawan, ini sangat berarti paradokya hanya paisan kosong yang didapat.

Ironis sekali jika hasil temuan dan terbukti disalah gunakan ini masuk kategori penipuan data yang di jual atas nama para jurnalis/ wartawan.

Mohon diselesaikan secepatnya di publik baik media elektronik maupun media on line atau koran lainya. Hal ini sangat sangat memalukan dunia Pers dan tidak memberikan contoh sauri tauladan, dalam situasi politik di negara yg baru saja selesai pemilihan Presiden dan para caleg se Indonesia. Dan, jangan dijadikan kesempatan dalam kesempitan dalam sikon sekarang ini.

Sebagai Pengamat publik saya mohon pada seluruh wartawan media online juga koran, untuk bersabar menunggu hasil informasi yang aktual dari PWI Pusat sebagai pemegang otoritas kebijakan. Semoga saja ini di jadikan momok yang tidak pantas terjadi lagi hal semacam ini, jadikan pelajaran yg berharga sebagai jurnalistik tetap menjaga kredibilitas media dimana kita duduk. Jadikan contoh yang terburuk dalam hidup, bahkan sebaliknya menjadikan motivasi agar Dunia Pers tetap utuh dan menjaga marwah jurnalis.(***)

Selamat bekerja saudaraku..

Wassalam….

Penulis adalah : Pengamat Kebijakan Publik dan Politik

R. WEMPY SYAMKARYA

Berita Terkait

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi
Hidup Ini Susah
Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor
Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama
Perang Melawan TBC Dimulai dari Desa: GunungSari Tegas Nyatakan Desa Siaga TBC
Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah
Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran
Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:21 WIB

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:04 WIB

Hidup Ini Susah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:10 WIB

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:15 WIB

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:02 WIB

Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:26 WIB

Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:28 WIB

Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB