Kontroversi Anggota Dewan Tersangka di Bandung: Apa Langkah Selanjutnya?

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 7 Agustus 2024 - 11:18 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id 

Kota Bandung sedang menghadapi isu serius dalam pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 2024-2029. Dari sekian banyak calon terpilih, terdapat tiga anggota dewan yang berstatus tersangka dalam kasus hukum. Hal ini memunculkan keprihatinan mendalam mengenai integritas dan kredibilitas lembaga legislatif di kota ini.

Sebagai Pegamat Kebijakan Publik dan Politik, saya merasa perlu untuk mengingatkan bahwa kehadiran anggota DPRD yang berstatus tersangka dapat berdampak negatif pada kinerja lembaga tersebut. Ketidakpastian hukum yang melekat pada mereka bisa merusak kepercayaan publik terhadap DPRD. Ini juga dapat menimbulkan keraguan mengenai efektivitas dan keseriusan mereka dalam menjalankan tugas serta memberikan bantuan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penting bagi Pemerintah Kota Bandung dan institusi terkait, termasuk DPRD Kota Bandung dan lembaga penegak hukum, untuk segera mengantisipasi dan menangani masalah ini. Penanganan cepat terhadap anggota dewan yang berstatus tersangka sangat diperlukan agar proses pelantikan tidak terhambat dan tidak mengganggu fungsi lembaga.

Selain itu, ketua partai politik yang mencalonkan anggota DPRD tersebut juga harus mengambil sikap tegas. Jika ada anggota yang terbukti terlibat dalam kasus hukum, pemecatan atau tindakan lain yang sesuai harus dipertimbangkan untuk menjaga nama baik partai dan memastikan bahwa partai tersebut tidak terlibat dalam masalah hukum.

Dalam menghadapi Pilkada serentak pada 27 November 2024, situasi ini bisa mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Minimnya respons publik terhadap Pilkada dapat dikaitkan dengan ketidakpuasan terhadap calon-calon yang tersangkut masalah hukum. Survei menunjukkan bahwa hanya sekitar 49% pemilih yang memilih calon dari partai, sementara sisanya merupakan swing voters yang tidak menetapkan pilihan.

Kota Bandung harus memperbaiki mekanisme pemilihan dan penunjukan calon agar masalah seperti ini tidak terulang di masa depan. Keputusan tegas dan transparan dari semua pihak terkait sangat penting untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan bahwa pemerintah dan lembaga legislatif dapat berfungsi secara efektif.

Semoga masalah ini menjadi perhatian serius dan segera mendapatkan penyelesaian yang adil. Kota Bandung memerlukan tindakan cepat untuk memastikan bahwa lembaga-lembaga publik dapat bekerja dengan penuh integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pada Rabu (7/8/24).

*R. WempY Syamkarya*
Pegamat Kebijakan Publik dan Politik

Berita Terkait

Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
Terungkap, Lima Saksi Dalam Persidangan Tipikor BOK, Uang Untuk Piknik
JAKSA MASUK SEKOLAH KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT DI SMA NEGERI 1 BATUJAJAR
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Bapemperda DPRD Jawa Barat Sambangi DPRD Kab. Bandung Barat
Komisi V DPRD Jabar Dorong Pos Kesehatan Rest Area Lebih Optimal dan Permanen untuk Arus Mudik
Hari ke-5 Idul Fitri, Pemdes Gunungsari Kembali Beraktivitas dengan Semangat Kebersamaan 

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:20 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Cianjur Disorot, Publik Tunggu Kejelasan Penanganan

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Kamis, 2 April 2026 - 18:42 WIB

Teror Jurnalis di Sumsel, Dugaan Oknum Aparat Kirim Ancaman dan Sebar Data Pribadi

Berita Terbaru