Kritik Megawati Terhadap Soeharto dan Refleksi tentang Akhlak dalam Kritik Politik

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024 - 09:23 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: H. Sutriachol Haris, Lc

Satunews.id – Pada 30 Juli 2024, dalam acara strategis yang diselenggarakan oleh Partai Perindo, Megawati Soekarnoputri tampil sebagai pembicara. Dalam kesempatan tersebut, Megawati mengungkapkan pandangannya bahwa Presiden Soeharto adalah “Bapak Pembangunan”. Namun, pernyataan ini menimbulkan pertanyaan: apa sebenarnya yang dimaksud dengan pembangunan tersebut?

Sebagai anak Presiden Soekarno, Megawati seharusnya memahami bahwa kritik terhadap Soeharto juga mencerminkan kritik terhadap ayahnya, Soekarno. Ketika Megawati tiba pada akhir hayatnya, sepatutnya ia mengambil pelajaran hidup yang baik dan tidak hanya mengkritik Soeharto secara halus, terutama jika tujuannya adalah untuk menyampaikan kritik terhadap tokoh politik lain seperti Prabowo.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sehari-hari, sebaiknya Megawati tidak membandingkan kehidupan seseorang dengan yang lain, terutama bila hal itu tidak memberikan pelajaran positif. Adalah tidak etis untuk terus-menerus menilai seseorang yang telah wafat secara negatif, apalagi bila ia adalah sosok yang memiliki pengaruh besar seperti Soeharto.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan mengatur tentang penghargaan, dan mungkin Megawati telah lupa bahwa di NKRI ini, pahlawan tidak hanya Soekarno, tetapi juga mereka yang memiliki kontribusi besar bagi negara.

Sebagai orang yang mengaku beriman, adalah baik untuk menilai kebaikan seseorang yang telah meninggal dunia, bukan hanya keburukannya. Pelajaran dari Pilpres 2024 seharusnya mengajarkan kita untuk lebih bijaksana dalam menilai dan berbicara tentang orang lain.

Akhir kata, semoga kita semua bisa semakin matang dan bermanfaat dalam ucapan dan tindakan kita. Merdeka! Salam Agustus.

**(Red)**

Berita Terkait

Pemkab Indramayu Lakukan Bersih Bersih Aparatur Deda, di Desa Cantigi Kulon jadi Contoh Transparansi
Menebar Bahagia di Jumat Berkah Isra Mi’raj, Relawan Saeida Hadir Untuk Warga”
MUSDES MUI Citaringgul Merajut ukhuwah Islamiyah Demi Desa yang Damai dan Bermartabat 
Sejumlah Realisasi Dana Desa Kamurang Diduga Bermasalah, Warga Pertanyakan Transparansi dan Kesesuaian RAB
Ketua BUMDES Desa Tawang Sari Diduga Korupsi Anggaran Pembelian Mesin Hingga Puluhan Juta Rupian
Ciriung Gelar Musrenbang, Bupati Bogor Hadir dan Tekankan Pembangunan Berkelanjutan
Monev Samisade Tahap II: Pengawasan Ketat Realisasi Anggaran insfratruktur Desa Sukagalih
Pemkab Bogor Hentikan Kegiatan Pemrosesan Sampah dari Kota Tangerang Selatan Oleh PT Aspex Kumbong
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:19 WIB

Realisasi Janji Bupati Bandung, Perbaikan Jalan Kendeng–Londok Mulai Terwujud

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:29 WIB

Klarifikasi PUTR soal Jembatan Cijeruk Disambut, Warga Minta Tindak Lanjut

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:03 WIB

Pentahelix Dayeuhkolot, PSDA Jabar, dan PUTR Monitoring Wilayah Rawan Banjir

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:04 WIB

Optimalkan TKD, Kang DS Temui DJPK Kemenkeu RI

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:00 WIB

Jembatan R2 Cijeruk Telan Korban, Dinas PUTR Didorong Segera Evaluasi Aspek Keselamatan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:48 WIB

Bupati Bandung Canangkan Gerakan Edukasi SAPA BEDAS di Seluruh Sekolah

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:10 WIB

Jembatan Cijeruk Jadi Bukti Kehadiran Pemerintah, Bupati Bandung Resmikan Langsung di Lokasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:16 WIB

Lurah Baleendah Sendi Kharisma : Jembatan Cijeruk Permudah Mobilitas Warga dan UMKM

Berita Terbaru