Kunjungan Komisioner Perdagangan Italia Membuka Peluang Baru untuk Industri Kulit Garut

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 8 Desember 2023 - 06:11 WIB

502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garut Satunews.id

Paolo Pinto, Komisioner Perdagangan dari Badan Perdagangan Italia atau _The Trade Commissioner of Italian Trade Agency_ (ITA), bersama Poppy Dharsono, melakukan pertemuan dengan artisan kulit di Kabupaten Garut. Acara ini berlangsung di Aula Asep Stroberi (Asstro) Cimaragas, Jalan Garut-Tasikmalaya, Kamis (7/12/2023). Rangkaian kunjungan lapangan ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dengan Yayasan Poppy Dharsono.

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menyebut kunjungan ini sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas produksi kulit di Garut melalui kerja sama dengan Italia.

Wakil Bupati mengungkapkan keinginan untuk mendatangkan tenaga ahli dari Italia guna memberikan asesmen dan dukungan, serta meningkatkan daya saing produk kulit Garut di pasar global.

“Paling tidak tenaga ahli yang akan dikirim ke Garut ini harus betul-betul sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh kebutuhan pengrajin kulit yang ada di Garut,” ujar Wabup Garut.

Helmi menilai jika produksi kulit di Kabupaten Garut hampir sama dengan produk kenamaan kulit asal dunia yaitu Gucci, sehingga pihaknya bersama Yayasan Poppy Dharsono dan dibantu oleh pihak lainnya, sedang mengarah dan menjadikan produk kulit khas Kabupaten Garut bisa lebih mendunia.

Untuk itu, wabup berpesan agar para artisan kulit di Kabupaten Garut bisa bersungguh-sungguh dan merespon positif perhatian dari Poppy Dharsono terhadap peningkatan kualitas produksi kulit di Kabupaten Garut.

“Ini adalah pertemuan untuk yang ke berapa gitu ya, mudah-mudahan ada kelanjutannya, mudah-mudahan kualitas produksi kerajinan kulit Kabupaten Garut itu sejajar dengan produk dunia,” kata Wabup Garut.

Poppy Dharsono, Ketua Yayasan Poppy Dharsono, menyatakan keinginannya untuk mem-branding, meningkatkan kualitas, dan design produk kulit Garut. Diharapkan, dengan bimbingan yang tepat, produk kulit Garut bisa bersaing di pasar global.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menaikan kelas dari produk kulit di Kabupaten Garut, sehingga bisa bersaing dengan produk-produk kulit di dunia. Guna mewujudkan hal tersebut, menurutnya diperlukan pengawalan dari mulai hulu sampai hilirnya.

“Dari mulai penyamakannya, kemudian tasnya tadi detail, kalau garmen mulai _cuting_-nya, warnanya, terus kemudian bagaimana teknik potong, teknik menjahitnya, itu semua harus detail,” papar Poppy.

Ia meyakini jika produk kulit dari Kabupaten Garut akan bisa untuk ekspor jika diberikan bimbingan, karena dasarnya produk kulit dari Garut sudah 100 tahun lamanya. Sehingga potensinya mudah untuk ditingkatkan, asalkan setiap pihak yang ikut terlibat dalam peningkatan kualitas industri kulit Kabupaten Garut bisa serius untuk menjaga dan mengawalnya.

Keseriusan Poppy dalam pengembangan industri kulit di Kabupaten Garut, juga dibuktikan dengan hadirnya Piazza Firenze, sebagai tempat untuk menampilkan produk-produk kulit dengan kualitas tinggi.

“Karena nanti yang bagus-bagus yang primer nanti ke sana, primer (atau berkualitas), supaya orang ke sini supaya ada ini (pilihan),” ucapnya.

Selain itu, Poppy menjelaskan jika kedatangan Paolo Pinto ke Kabupaten Garut akan melakukan survei industri kulit yang ada di Kabupaten Garut, di mana hasil survei tersebut akan dilaporkan ke pemerintah Itali, sehingga tahun depan pemerintah Itali diharapkan bisa mendatangkan tenaga ahlinya ke Kabupaten Garut.

Sementara itu, _The Trade Commissioner_ of ITA, Paolo Pinto, menuturkan, bahwa produk kulit di Kabupaten Garut memiliki potensi yang bagus, karena ia melihat adanya kualitas yang baik dari beberapa produk kulit yang ditampilkan dalam pertemuan kali ini.

Untuk itu, para artisan kulit di Kabupaten Garut harus bisa mempelajari teknologi baru dalam produksi kulit ini, serta terus berupaya untuk melakukan improvisasi terhadap karyanya.

_”The strength is the quality of the leather, and the low prices. So if you put together this with high technology, the market too is yours, but you have to work,_ (Kelebihannya adalah kualitas kulit dan harga yang murah. Jadi jika anda melakukan hal ini dengan teknologi tinggi (canggih), pasar juga menjadi milik anda, tetapi anda harus (terus) berusaha,” tuturnya.

(AR)**

Berita Terkait

Tingkatkan Kinerja Terbaik, Ryan Soeryana Kahman, S. Kom Duduki Jabatan Pimpinan Redaksi Kabarnusa24.com
Ketua RT/RW Bojong Murni Dukung Kejari Cibinong Tangani Korupsi
Awali Tahun 2025, Tim Redaksi MSN Gelar Rapat Koordinasi Perdana
DPC APMIKIMMDO Kota Medan Merayakan Open House Tahun Baru 2025
Cerita di Balik Dugaan Korupsi Dana UKW PWI-BUMN Rp 6 Miliar: Sengkarut Administrasi atau Kejahatan?
PTPN 1 Hancuran Bangunan Ponpes Mathla’ul Anwar di Desa Natar, Picu Kemarahan Umat Islam
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SKKP Siap Bangun Ribuan Dapur Sehat di Seluruh Indonesia
Jabar Tingkatkan Pembibitan Domba Garut

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:21 WIB

Penetapan Tersangka Kasus Pengeroyokan Disorot, Ancaman Aksi Simbolik Mengemuka

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:57 WIB

Pernikahan Dewi Margiana dan Jubil Hasudungan Sitompul

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:12 WIB

Sambut Ramadhan dengan Jiwa Bersih,Pemdes Klapanunggal Gelar Isra Mi’raj 1447 H

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:40 WIB

Bersih Hati Dari Buruk Sangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:53 WIB

19 PNS Dilantik, Bupati Bogor Buka Rekrutmen ASN Transparan untuk Isi 96 Jabatan Kosong 

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:02 WIB

Jelang Ramadan, Bupati OKU Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:55 WIB

CSR MBK Ventura Sentuh 45 Masjid di Gununghalu, Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:28 WIB

Pemkot Cimahi dan Satgas Saber Pantau Harga Bahan Pokok Jelangi Ramadan*

Berita Terbaru

Artikel

Pernikahan Dewi Margiana dan Jubil Hasudungan Sitompul

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:57 WIB

Artikel

Bersih Hati Dari Buruk Sangka

Sabtu, 14 Feb 2026 - 06:40 WIB