Persiapan Akhir Jelang Ardex 2023

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 28 Juli 2023 - 16:34 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jogyakarta– BNPB terus melakukan persiapan akhir jelang ASEAN Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (Ardex) 2023 yang akan berlangsung pada 1 – 4 Agustus 2023 di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini akan melibatkan peserta dari ASEAN dan negara-negara mitra.

Persiapan yang utama yaitu memastikan latihan gladi lapang atau field training exercise (FTX) berjalan dengan aman dan lancar. Hal tersebut mengingat melibatkan personel Urban Search and Rescue (USAR) beberapa negara yang akan melakukan latihan teknik SAR, khususnya dalam mengevakuasi korban yang terjebak reruntuhan. Bersama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akses atau pun arena berlatih yang aman.

FTX yang akan berlangsung di Stadiun Sultan Agung, Bantul, disimulasikan bersamaan dengan gladi pos komando atau command post exercise (CPX). Persiapan CPX pun terus dilakukan seperti pemutakhiran scenario atau pun injek yang digunakan dalam simulasi nanti. CPX ini nantinya akan melibatkan para pelaku dari tingkat lokal, nasional dan regional ASEAN, seperti USAR dan emergency medical team (EMT).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga Ombudsman Nilai Surat Stafsus Presiden Kepada Camat Berpotensi Konflik Kepentingan
Pada penyelenggaraan CPX dan FTX yang berlangsung pada 3 Agustus 2023, panitia Ardex akan melakukan pralatihan kepada para pelaku. Ini bertujuan untuk memberikan gambaran mekanisme dan tujuan latihan sehingga mereka dapat memahami proses selama latihan berlangsung.

Demikian juga dengan rencana pelaksanaan gladi ruang atau table top exercise (TTX), yang akan berlangsung pada 1 Agustus 2023 nanti.

Skenario latihan akan menggunakan bencana geologi sesuai dengan rencana kontinjensi Kabupaten Bantul, yaitu bahaya gempa bumi dengan magnitudo 6,6. Episentrum berada di Kecamatan Pleret.

Sementara itu, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB) BNPB telah menyelenggarakan workshop terkait penyusunan pembelajaran Ardex 2023.

Workshop pada 26 – 28 Juli 2023 ini bertujuan untuk menggali poin-poin penting yang akan dimasukkan ke dalam laporan setelah penyelenggaraan berakhir. BNPB berharap laporan itu nantinya dapat digunakan sebagai pembelajaran maupun rekomendasi mekanisme tanggap darurat yang melibatkan entitas ASEAN.

Baca Juga LPE dan IPM di Kabupaten Bandung Alami Kenaikan
Pada sambutan pembukaan workshop, Kepala Pusdiklat PB BNPB Kheriawan menyampaikan, laporan tersebut akan merangkum berbagai hal selama penyelenggaraan Ardex ini.

“Workshop ini untuk menyusun pembelajaran Ardex 2023, yang diselenggarakan melalui metode TTX, CPX dan FTX,” ujar Kheriawan.

Sedangkan Plh Kepala Pelaksana BPBD DIY Danang Syamsurizal menyambut baik penyusunan dokumen ini sehingga ini dapat memperkaya dokumen rencana kontinjensi di wilayahnya.

Secara khusus, pihaknya juga mendukung penyelenggaraan Ardex 2023 karena ini dapat meningkatkan pemahaman sehingga nantinya semua pihak dapat siap untuk menghadapi bahaya gempa bumi.

“Kita harus memiliki kesiapan dan kesiapsiagaan menghadapi gempa,” ujarnya.

Ardex 2023 di Yogyakarta ini selenggarakan BNPB dan AHA Centre atau ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster. Dalam penyelenggaraanya, acara dua tahunan ini akan dihadiri perwakilan negara-negara mitra yang nantinya akan bertugas sebagai observer, seperti dari Amerika Serikat, Australia, Korea, India, Italia, Jerman, Jepang, Kanada, Republik Rakyat Tiongkok, Selandia Baru, Swiss, Timor Leste dan Uni Eropa.

kontr.
Dm

Berita Terkait

Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father
Pameran “AUM di Tengah Realitas Hybrid” Hadirkan Spiritualitas Bali di Ruang Seni Bandung
Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Kata Melly Guslaw: “Turunin ke hidup sehari-hari. Itu baru karakter bangsa.” Setuju? 
Wali Kota Lubuk Linggau Kunker ke BKN Dalam Rangka Ekspose Manajemen Talenta
Selamat Jalan putra Terbaik Negeri: Duka Mendalam LPK- RI Jawa Barat Untuk Jenderal TNI (Purn.) Tri Sutrisno
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIB

LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Polda Sumsel Tindak Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS, Ingatkan Masyarakat Hindari Jalur Tidak Resmi

Berita Terbaru