Mugi Sudjana Bersyukur Telah Kerjasama dengan EcoNext Ventures Untuk Masalah Lingkungan Hidup

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 31 Juli 2024 - 18:53 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

satunews.id

KOTA BANDUNG -Mugi Sudjana,selaku Ketua Umum BBC Waterwatch Indonesia merasa bersyukur telah mempunyai mitra kerja yaitu EcoNext Ventures, salah satu perusahan dari luar negri Australia dan Singapura
yang mencari CSR masalah lingkungan.

Hal tersebut diucapkan Mugi Sudjana, seusai melaksanakan Seminar bersama EcoNext Ventures terkait Penjagaan “Rain Water Harvesting”dalam mitigasi banjir, kawasan sekitar Lapangan tembak Lodaya Bandung di Aula Lapangan tembak Lodaya Bandung, pada Rabu(31/7/2024) sore.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambung Mugi,mudah -mudahan kerjasama ini bisa berlanjut sehingga kita bisa menjalankan program BBC Waterwatch yaitu masalah air bagai mana pemanfaatan air untuk masyarakat banyak serta bagai mana masyarakat bisa menerima air bersih melalui program BBC Waterwatch ini,”ujar Mugi.

Mugi Sudjana juga berharap , mudah- mudahan kita bisa menjalankan program kerja BBC Waterwatch ini demi kepentingan masyarakat mengenai air bersih .Selain itu kata Mugi, bisa memanfaatkan bantuan -bantuan dana -dana dari luar untuk lingkungan, ” harap Mugi.

Ditempat yang sama Ir. Deddy S. Bratakusumah, BE, MURP, MSc, PhD selaku pakar air menjelaskan, kita menyadari bahwa lingkungan hidup sedang menuju keruksakan, salah satu ciri dari kerusakan lingkungan adalah sampah, kemudian banjir yang sangat menyengsarakan seluruh dunia. Karena sedang ada pergerakan, bagai mana kita melestarikan lingkungan agar bisa di huni dengan baik oleh generasi yang akan datang atau anak cucu kita.

“Maka ada Gerakan Global untuk mengurangi emisi Karbon
yang sangat mempengaruhi global warming dengan cara memberi insentif pada Perusahan atau Negara sekalipun yang bisa menurunkan emisi karbon, akan diberikan insentif atau dibeli dengan dolar,” jelasnya.

Lebih jauh Ir. Deddy
menambahkan, karena di kita ini awal. Kita akan memetakan dulu dan membina siapa yang ingin bertemu untuk seminar seperti BBC Waterwatch ini.

“Adapun rencana kedepanya, pertama kita akan mulai menyusun dan memetakan dulu dan kita akan bekerja sama melalui dinas lingkungan hidup untuk menurunkan emisi karbon. Nantinya ada itungan, ada berapa ton per tahun itu yang kita akan di garap dan hasilnya bisa untuk menanam pohonpohon dan untuk penampunagan air,” ungkapnya.

Ia berharap, semoga partisipasi masyarakat seperti BBC Waterwatch ini bisa lebih cepat bekerja sama dengan dinas perindustrian dan dinas lingkungan hidup. Perusahaan mana yang mengeluarkan karbon terbanyak melalui surat dari dinas yang akan diterima bersama, berapa ukuran karbonnya,”ucapnya.

Terkait mitigasi banjir, kawasan sekitar Lapangan tembak Lodaya Bandung, Ia akan segera pelaporkan sebagai percontohan untuk penampungan air dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seperti untuk air minum, cuci mobil, nyiram tanaman termasuk melindungi lingkungan hidup,”pungkasnya.
Editor : Uden

 

 

 

Berita Terkait

SMKN 2 Palembang dan Yayasan Vokasi Siapkan Pencari Kerja Siap Pakai, Suparman: Lulusan Langsung Terhubung ke Dunia Industri
Rutan Kelas I Palembang Salurkan Bantuan Sosial kepada Keluarga Warga Binaan, Wujud Kepedulian dan Penguatan Hubungan dengan Masyarakat
Kasdim 0418/Palembang Buka Kegiatan Persami Korps Kader Republik Indonesia (KKRI) di Bumi Perkemahan Candika
Mantapkan Sinergi TNI-Polri, Danlanud SMH Tegaskan Kesiapan Dukung Penuh Polda Sumsel
Karya Bakti Gerakan Indonesia Asri di BKB, TNI dan Pemkot Palembang Bersihkan Kawasan Ikon Kota
Kemensos melalui Sentra Budi Perkasa Gelar Bakti Sosial Terintegrasi di Kota Palembang, Salurkan Layanan dan Bantuan bagi 507 Pemerlu Atensi Sosial
Kepala Rutan Kelas I Palembang Tinjau Pelatihan Barista, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Produktif
Buka JAMDA IX Sumsel 2026, Wagub Cik Ujang Dorong Pramuka Kuasai Teknologi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:45 WIB

Polda Sumsel Hadirkan Kepedulian Nyata, PJU Turun Langsung Serahkan Bantuan kepada Purnawirawan dan Warakawuri

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:11 WIB

Perkuat Stabilitas Nasional, Polda Sumsel Gelar Operasi Disiplin Internal Anggota

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Berita Terbaru