27 Juli 2021

SatuNews

Beyond the News

Kostiana Minta Pedagang Bersabar Selama PPKM Darurat

1 min read

BANDARLAMPUNG – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Kostiana coba memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan saat PPKM darurat diterapkan Pemkot Bandarlampung, mulai Hari ini (12/7). Ia menjelaskan, PPKM darurat dilakukan untuk merespon lonjakan kasus positif Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bandarlampung.

“Tadinya kita berharap bulan Juli keadaan membaik, tapi kenyataan berbalik, Bandarlampung saat ini kembali masuk dalam zona merah,” kata politisi PDI Perjuangan itu saat Sosialisasi peraturan daerah nomor 3 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian virus Covid-19 di Kelurahan Gunung Terang, Sabtu (10/7) lalu.

Saat PPKM darurat berlaku, kata dia, tidak ada lagi mal, mini market yang buka hingga malam. Dia menyadari, aturan itu memang sangat berdampak bagi masyarakat dan pelaku usaha. Tetapi PPKM darurat juga merupakan kebijakan dari pemerintah pusat yang harus ditaati demi keselamatan bersama dan terhindar dari Covid-19.

“Jadi diharapkan sekali masyarakat terutama para pedagang untuk bersabar. Saat ini semua terdampak, bukan hanya pedagang, perekonomian kita jatuh karena pandemi. Mohon kebijaksanaannya, mohon kesadarannya agar bisa merubah keadaan ini menjadi lebih baik,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung itu.

Jika semua pihak menaati aturan itu, Kostiana yakin kehidupan bisa segera normal kembali, terutama anak-anak bisa bersekolah tatap muka kembali.

“Pemerintah sangat gencar berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya melalui perda ini dan juga vaksinasi. Untuk itu, mari kita doa bersama agar wabah pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *