27 Juli 2021

SatuNews

Beyond the News

KPPI Lampung Dorong Keterwakilan Perempuan di Legislatif

2 min read

BANDARLAMPUNG – Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Lampung terus melanjutkan roadshownya ke sejumlah partai politik di Sai Bumi Ruwa Jurai. Kali ini, mereka berkunjung ke DPD Partai Demokrat Lampung.

Ketua KPPI Lampung, Aprilliati mengatakan, hadirnya KPPI dalam rangka menjalankan program roadshow ke partai-partai politik yang ada di Lampung.

“Kegiatan ini dalam rangka bersilaturahmi sekaligus mendorong partai politik untuk meningkatkan jumlah keterwakilan perempuan di kancah legislatif,” ujarnya, Jumat (25/6).

Menurutnya, pentingnya peningkatan partisipasi perempuan supaya pengambilan keputusan politik yang lebih akomodatif dan substansial.

“Selain itu, menguatkan demokrasi yang senantiasa memberikan gagasan terkait perundang-undangan pro perempuan dan anak di ruang publik,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Demokrat, Raden Muhammad Ismail menyatakan mendukung program KPPI yang mendorong parpol untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di legislatif.

“Kita semua sudah memahami bahwa memang keterwakilan perempuan di atur oleh undang-undang baik dalam satu kepengurusan maupun dalam kontestasi pendaftaran calon kader-kadernya itu 30% itu sudah menjadi ketentuan dan sudah kita pahami dan kita laksanakan,” ungkapnya.

Bahkan ia mengatakan bakal memplot anggaran khusus untuk kegiatan pengembangan kader perempuan di partai Demokrat. KPPI dan Partai Demokrat Lampung juga menanda tangani komitmen bersama pencanangan target keterwakilan perempuan di legislatif pada pemilu 2024.

 

Persiapan Caleg Perempuan

Diwawancara usai acara, Ketua KPPI Lampung, Aprilliati menyebut untuk mendongkrak angka keterwakilan perempuan memang bukan perkara gampang. Jelang tahun politik 2024, kata dia, KPPI juga telah siapkan rangkaian program pemantapan bakal caleg perempuan.

“Jadi jangan sampai caleg perempuan nanti terjun ke panggung politik tanpa strategi,” kata dia.

Selain itu, Aprilliati juga menjelaskan para bakal caleg juga aleg perempuan yang menjadi bagian dari KPPI akan mendapat pembekalan tentang apa saja kerja-kerja politik yang harus dilakukan seorang wakil rakyat.

“Kita tidak mau nantinya punya wakil rakyat perempuan yang saat ada rapat-rapat di DPRD hanya diam saja tidak menyuarakan keluhan rakyatnya. Termasuk kita juga ajarkan bagaimana cara bersikap dan menjawab pertanyaan wawancara dari jurnalis, jadi tidak kaku,” tukasnya. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *