Sel. Okt 27th, 2020

Pemkot Perpanjang Libur Sekolah Hingga 31 Agustus

2 min read

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 420/699/III.01 tahun 2020 tentang kebijakan pembelajaran pada kondisi kenormalan baru tekait masa darurat Coronavirus Desease atau Covid-19 di Kota Bandar Lampung

Tertuang SE tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Kepala SD/MI, SMP/MTs Negeri dan Swasta Se Kota Bandar Lampung, serta Pengelola Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (TK, KB,SPS, dan TPA) Lembaga Kursus, Bimbel dan PKBM di Kota Bandar Lampung

Prinsip Pembelajaran kenormalan baru terkait masa Pandemi Covid-19 yaitu kesehatan dan keselamatan yang merupakan prioritas utama bagi Peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan

Untuk itu, diperintahkan kepada saudara bahwa sambil menunggu ketetapan dimulainya Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maka apabila sekolah ingin membuka sekolah secara tatap muka bisa di mulai per 31 Agustus 2020.

“Ya, untuk Pendidikan di Kota Bandar Lampung, akan kita perpanjang masa belajar di rumah nya sampai 31 Agustus 2020, untuk kesiapan akan diatur oleh Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung,” kata Herman HN di Kantor Wali Kota, Kamis (11/06).

Menanggapi surat edaran dari Pemkot Bandarlampung, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota, Eka Afriana, S.Pd., M.Si, mengatakan, dinas pendidikan sudah menyiapkan skema dan tahapan, serta sudah mempersiapkan protokol kesehatan di setiap sekolah.

“Persiapan masuk untuk anak sekolah per tanggal 31 agustus akan di berikan tahapan yaitu untuk anak kelas tiga senin, selasa, anak kelas dua rabu, kami, dan untuk anak kelas satu jum’at l, sabtu, dan itupun hanya tiga setengah jam,” ujar Eka Afriani saat ditemui dinas terkait.

Dia meneruskan, disdik pun sudah mempersiapkan titik penurunan anak agar sampai kerumah, disdik akan monitoring sekolah yang sudah siap, dan akan di cek list jika sekolah tersebut sudah siap.

“Dan kita sama sama memberikan informasi, menjaga ini, wali murid memberikan himbauan juga, apabila ada sekolah yang belum ada protokol kesehatan, di berikan semacam teguran kepada sekolah tersebut, supaya mereka melakukan sesuai dengan protokol kesehatan,” himbauan.

Dikdis tetap menyerahkan ppenerapannya kepada sekolah, dan untuk anak yg di rumah pun tetap ada tambahan pelajaran melalu dating dan online.

“Kita juga akan tetap monitoring, dan kami berharap kita bersama sama untuk ikut melihat dan monitoring sekolah sekolah, jangan sampai ada yang terjadi di kota Bandarlampung,” ungkapnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *