Jum. Okt 30th, 2020

Putar Otak Atasi ‘Penyakit’ Infrastuktur

1 min read

BANDARLAMPUNG – Jalan berlubang dan banjir akibat buruknya drainase seperti ‘penyakit’ rutin tiap musim penghujan.

Di Kota Bandarlampung, keluhan seputar itu mendominasi saat para Anggota DPRD Provinsi Lampung menjalani masa reses.

Hal tersebut diakui Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung, Kostiana usai menyambangi tiga Kecamatan di Bandarlampung. Yakni Kecamatan Panjang, Bumi Waras dan Labuhan Ratu, Sabtu (16/5).

Menurutnya, semua aspirasi dan keluhan masyarakat selama reses akan ditampung dan dipilah sebelum dilanjutkan kedalam sebuah usulan.

Sebab khusus infrastuktur, kata Kostiana, pihaknya hanya bisa menindaklanjuti aspirasi yang berkaitan dengan aset milik Pemprov Lampung.

“Jika memang keluhan itu masuk ranah Pemkot Bandarlampung, maka kita akan koordinasi dengan Anggota DPRD Kota Bandarlampung,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Kostiana juga memprediksi, pembangunan infrastuktur tak akan berjalan dengn lancar karena dampak pandemi Covid-19. Sebab, kata dia, anggaran di berbagai sektor banyak dialihkan untuk percepatan penanganan Covid-19. Untuk itu, ia menegaskan, butuh koordinasi yang baik dari berbagai pihak agar anggaran yang tersisa bisa digunakan secara tepat sasaran.

“Kami, khususnya dari Komisi IV akan koordinasi dengan Dinas terkait untuk mengetahui berapa anggaran infrastuktur yang disisihkan untuk bantuan Covid-19. Nanti dari situ baru kita bisa memperkirakan bagaimana kelanjutan pembangunan kedepan,” pungkasnya. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *