Sab. Okt 31st, 2020

Kostiana Dorong Perbaikan Infrastuktur Penunjang Kawasan Pariwisata

1 min read

BANDARLAMPUNG – Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung, Kostiana mendorong perbaikan infrastuktur penunjang kawasan pariwisata di Bandarlampung.

Menurut politisi PDIP itu, selama ini fokus perbaikan infrastuktur penunjang pariwisata Provinsi Lampung lebih banyak mengarah ke kawasan pantai. Semisal Pantai Pahawang hingga Kiluan yang semuanya ada di luar Bandarlampung.

Padahal, di dalam Kota Bandarlampung sendiri banyak objek wisata alam potensial namun tak memiliki akses yang memadai. Terutama di kawasan perbukitan seperti Batu Putu.

“Untuk kedepan Insha Allah teman-teman (anggota DPRD Lampung) dari Dapil I Kota Bandarlampung akan mendorong perbaikan infrastuktur yang mengarah ke objek wisata alam di dalam Kota Bandarlampung,” kata Kostiana disela Reses di Desa Sukaharum, Kelurahan Batu Putu, Telukbetung Barat, Jumat (17/4).

Tak hanya menyoroti soal infrastuktur penunjang kawasan pariwisata, dalam reses kali itu, Kostiana sekaligus juga menyerap aspirasi masyarakat Desa setempat.

Masyarakat gabungan dari RT 07, RT 08 dan RT 09 meminta Kostiana untuk memperjuangkan pembangunan drainase atau talud sepanjang lebih kurang 1 Km.

Sebab setiap terjadi hujan, lumpur dan batu kerikil selalu tergerus hingga menutupi jalan di Desa tersebut.

Masyarakat tentu merasa khawatir, karena wilayah mereka merupakan kawasan perbukitan, artinya jika tidak segera diberikan solusi tentu akan berpotensi terjadi bencana tanah longsor.

“Usulan-usulan masyarakat ini harus kita akomodir dan perjuangkan. Nanti semua usulan hasil reses akan kita masukan di Musrenbang untuk APBD 2021. Karena tahun anggaran 2020 sudah terlanjur berjalan dan untuk APBD-P tidak bisa kita usulkan pembangunan infrastuktur yang baru,” pungkasnya.

Di akhir agenda reses kali itu, Kostiana juga memberikan bantuan uang tunai untuk pembangunan Masjid Nurul Huda, Desa Sukaharum. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *