Jum. Okt 30th, 2020

Azwar Yacub Pastikan Warga Gotong Royong Meninggal Bukan Karena Covid-19

2 min read

BANDARLAMPUNG – Warga Kelurahan Gotong Rotong, Tanjungkarang Pusat, berinisial SJ ternyata meninggal bukan karena Virus Corona (Covid-19).

Sejak Sabtu (11/4) lalu, SJ dikabarkan menjadi salah satu korban meninggal karena Covid-19. Alhasil, warga sekitar kediaman SJ merasa resah, bahkan keluarganya sampai harus mengisolasi diri di dalam rumah.

Namun, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Azwar Yacub memastikan bahwa kabar tersebut hanya isu. Politisi Golkar itu telah mengkonfirmasi ihwal meninggalnya SJ kepada Lurah Gotong Royong, Juwandi Yasa.

Kepada Azwar Yacub, Lurah Gotong Royong Juwandi Yasa menuturkan, kematian salah satu warganya itu adalah akibat penyakit diabetes dan penyakit komplikasi lain yang dideritanya.

“Warga kami negatif dari Covid-19. Hasil laboratorium menunjukkan almarhum tidak terjangkit virus corona,” ujarnya.

Menurut Juwandi Yasa, sebelum meninggal dunia, SJ dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Hal tersebut dikarenakan ada anak almarhum sebelumnya baru datang dari Kota Serang. Hal itulah yang membuat almarhum bersama keluarga lainnya mendapat status ODP

“Keluarga almarhum berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sedangkan alm SJ adalah PDP karena esok harinya alm mengalami sakit. Kami beserta RT, Babinkamtibmas, Dinkes dan Tokoh Masyarakat lainnya ikut memantau perkembangan alm bersama keluarganya,” tambah Juwandi.

Pada akhirnya, lanjut dia, almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu lalu (11/4) dan dimakamkan di hari yang sama.

Menanggapi hal ini, Azwar Yacub meminta kepada masyarakat agar jangan cepat percaya kepada pemberitaan yang belum tentu ada kebenarannya. Kepada keluarga korban dia mengucapkan turut berbela sungkawa. 

“Secara pribadi dan kelembagaan saya turut prihatin dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya SJ. Smg ini jadi pembelajaran kita semua,” tukasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *